Monday, September 28, 2026
Google search engine
HomeInternasionalItalia Ikut Setop Dana Bantuan untuk Pengungsi Palestina

Italia Ikut Setop Dana Bantuan untuk Pengungsi Palestina




Jakarta, CNN Indonesia —

Italia mengumumkan menghentikan dana bantuan untuk Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (United Nations Relief and Work Agency for Palestine Refugees in Near East/UNRWA). Sebelumnya, Kanada, Amerika Serikat (AS), dan Australia, telah menyampaikan hal serupa.

Keputusan ini menyusul adanya tuduhan dari Israel bahwa staf UNRWA ikut terlibat dalam serangan pasukan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari AFP, Sabtu (27/1) Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyatakan Italia dan negara aliansi lain berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina sekaligus menjaga keamanan Israel.

BACA JUGA:   Iran soal Hizbullah Dalang Serangan Golan: Israel Pengalihan Isu

“Pemerintah Italia telah memberhentikan bantuan finansial untuk UNRWA setelah serangan kejam Hamas pada 7 Oktober,” kata Tajani.

Menteri Luar Negeri Israel Katz mengatakan mereka akan berupaya agar UNRWA berhenti beroperasi di Jalur Gaza setelah perang.

Sementara itu, UNRWA pada Jumat (26/1), telah memecat beberapa pegawai yang dituduh Israel terlibat dalam serangan Hamas.

Dilansir CNN, blok pembebasan Palestina (The Palestine Liberation Organization/PLO) meminta negara-negara yang menghentikan bantuan finansial itu segera mengubah keputusan mereka.

Sekretaris Jenderal PLO Hussein Al-Sheikh menyatakan UNRWA membutuhkan sokongan dan asistensi.

“Kami meminta negara-negara yang mengumumkan berhenti memberikan dukungan untuk UNRWA agar segera mengubah keputusan,” kata Al-Sheikh.

BACA JUGA:   Israel Tangkap Imam Masjid Al-Aqsa karena Ceramah Ajak Doakan Haniyeh

PLO merupakan organisasi yang diakui secara global sebagai representatif dari warga Palestina.

Sejak agresi Israel pada 7 Oktober 2023, tercatat sekitar 26.257 warga Palestina tewas dan 64.797 luka-luka. Sementara itu, di Israel, sekitar 1.139 orang tewas.

(tim/tsa)

[Gambas:Video CNN]





Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER