Saturday, May 18, 2024
Google search engine
HomeBatamKabut Asap Mengintai Batam, Pembelajaran Tatap Muka Masih Berjalan

Kabut Asap Mengintai Batam, Pembelajaran Tatap Muka Masih Berjalan

BATAMINSTA.COM, BATAM – Kota Batam, saat ini menghadapi kondisi berawan akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang melanda beberapa wilayah di Sumatera. Kota ini tercatat dalam zona kuning berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).

Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mengeluarkan surat edaran terkait langkah-langkah pencegahan dan antisipasi dampak kesehatan yang mungkin timbul akibat kabut asap ini.

Meskipun demikian, pembelajaran tatap muka atau luring masih terus berlanjut di sekolah-sekolah Batam. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu, menjelaskan bahwa keputusan ini berdasarkan arahan dari surat edaran Pemko Batam.

“Dalam surat edaran Pemko Batam, sudah dijelaskan tentang situasi saat ini dan langkah-langkah yang harus kita ambil, termasuk penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Wahyu pada Senin (9/10/2023).

BACA JUGA:   Hari Ibu: Sejarah dan Contoh Ucapan yang Menyentuh Hati

Wahyu juga menekankan bahwa panduan yang terdapat dalam surat edaran tersebut dianggap efektif oleh satuan pendidikan di Batam. Oleh karena itu, proses pembelajaran di sekolah-sekolah berjalan seperti biasa.

Namun, Disdik Batam akan melakukan pemantauan terkait perkembangan cuaca selama satu minggu ke depan.

“Dalam seminggu ke depan, kita akan terus memantau kondisi cuaca. Kami berharap agar semua orang tua, guru, dan tenaga kependidikan dapat menjaga kesehatan mereka,” tambahnya.

Wahyu juga mengimbau kepada semua orang yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Selain itu, ia meminta agar siswa, guru, dan staf pendidikan untuk menjaga kebersihan diri.

BACA JUGA:   Karlina Supelli Soroti Pemerintahan Jokowi: Jangan Biarkan Demokrasi Semakin Dirusak

“Walaupun kita masih melanjutkan pembelajaran tatap muka saat ini, jika kondisi di masa mendatang menjadi sangat berbahaya, kami tidak menutup kemungkinan akan mengadopsi pembelajaran daring. Namun, saat ini, pembelajaran tatap muka tetap berlanjut,” tegasnya.

Masyarakat Batam, terutama siswa-siswi dan tenaga pendidik, diingatkan untuk selalu waspada dan berpegang pada pedoman kesehatan yang telah diberikan dalam menghadapi situasi ini. (nan)

 

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER