Thursday, June 4, 2026
Google search engine
HomeEkonomi BisnisJangan Sepelekan Kalazion, Kenali Gejala hingga Cara Pengobatannya

Jangan Sepelekan Kalazion, Kenali Gejala hingga Cara Pengobatannya



Bisnis.com, JAKARTA — Kalazion menjadi masalah mata yang cukup sering dialami, terutama pada wanita yang kurang bersih saat membersihkan makeup atau memakai produk mata yang tidak cocok, sehingga kerap dianggap sepele padahal bisa menimbulkan benjolan mengganggu di kelopak mata.

Mengutip dari Théa Laboratoires, kalazion sendiri merupakan benjolan merah di kelopak mata yang muncul akibat penyumbatan kelenjar minyak atau kelenjar meibom. Awalnya bisa terasa nyeri, namun seiring waktu biasanya tidak menimbulkan rasa sakit meski benjolan masih terlihat.

Kondisi ini umumnya muncul di bagian dalam kelopak mata atas, meski dalam beberapa kasus juga bisa terjadi di kelopak bawah. Kalazion lebih sering dialami orang dewasa, terutama usia 30 hingga 50 tahun, meski tetap bisa terjadi pada siapa saja.

BACA JUGA:   PNM Gandeng Pemuda untuk Konservasi Terumbu Karang di Ambon

Kalazion sering kali disamakan dengan bintitan, padahal keduanya berbeda. Bintitan biasanya disebabkan infeksi bakteri dan terasa lebih nyeri, sedangkan kalazion terjadi karena penyumbatan kelenjar minyak dan cenderung tidak sakit.

Masalah ini bisa dipicu oleh kebiasaan yang kurang tepat dalam merawat area mata. Sisa makeup yang tidak dibersihkan dengan baik atau penggunaan produk yang tidak cocok bisa memicu penyumbatan kelenjar di kelopak mata.

Selain itu, kelenjar meibom berfungsi menghasilkan minyak yang menjaga kelembapan mata. Ketika kelenjar ini tersumbat, cairan minyak menjadi lebih kental sehingga tidak bisa keluar dan akhirnya menimbulkan benjolan.

Gejala yang muncul biasanya berkembang secara bertahap dan sering kali tidak langsung disadari. Kondisi ini bisa terasa ringan di awal, tetapi bisa mengganggu jika ukurannya membesar.

BACA JUGA:   Rumah Duka Lee Sun Kyun Dipenuhi Pelayat, Pemakaman Berlangsung 29 Desember

Mengutip dari Cleveland Clinic, berikut gejala munculnya kalazion:
– Muncul benjolan di kelopak mata
– Kelopak mata terlihat merah dan sedikit bengkak
– Mata terasa iritasi ringan dan berair
– Penglihatan bisa sedikit kabur jika benjolan cukup besar
– Seluruh kelopak mata bisa tampak membengkak pada kondisi tertentu

Selain gejala, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kalazion. Faktor ini umumnya berkaitan dengan kondisi kulit, kebiasaan, hingga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut faktor yang memicu kalazion:
– Tidak membersihkan makeup dengan bersih, terutama di area mata
– Penggunaan produk mata yang tidak cocok atau bersifat iritatif
– Riwayat peradangan kelopak mata seperti blefaritis
– Kulit berminyak atau kondisi kulit seperti dermatitis dan rosacea
– Perubahan hormon, penggunaan lensa kontak, atau kondisi seperti diabetes

BACA JUGA:   Fadillah Arbi Aditama Juara ARRC AP250

Meski terlihat mengganggu, kalazion umumnya bisa sembuh dengan perawatan sederhana. Kompres hangat selama 10 hingga 15 menit beberapa kali sehari dapat membantu melunakkan sumbatan dan mempercepat penyembuhan.

Setelah itu, pijatan lembut di area kelopak mata dapat membantu mengeluarkan minyak yang tersumbat.
Jika ditangani dengan perawatan yang tepat dan rutin, kalazion biasanya akan membaik dan perlahan menghilang dalam beberapa minggu hingga bulan.



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER