Saturday, March 2, 2024
Google search engine
HomeInternasionalIsrael Lumpuhkan Gaza, Elon Musk Turun Tangan Bawa Starlink

Israel Lumpuhkan Gaza, Elon Musk Turun Tangan Bawa Starlink

BATAMINSTA.COM – Pendiri SpaceX, Elon Musk mengatakan Starlink akan menyediakan jaringan koneksi internet di wilayah Gaza. Hal tersebut menyusul komunikasi di Gaza yang terputus total usai serangan Israel pada Jumat, 27 Oktober 2023 lalu.

Mengutip Reuters, Minggu (29/10/2023), koneksi internet itu nantinya akan menyambungkan komunikasi dari Gaza ke organisasi bantuan yang diakui secara internasional.

Namun, Musk mengatakan dalam postingan media sosial X bahwa belum jelas siapa yang memiliki otoritas untuk jalur darat di Gaza saat ini. Hanya saja, belum ada pihak yang meminta koneksi di wilayah Gaza sejauh ini.

Rencana Musk tentu saja memunculkan penolakan dari pihak Israel. Menteri Komunikasi Israel menentang keras upaya Musk yang ingin menyediakan akses internet di Gaza.

BACA JUGA:   Bank Saqu Besutan Astra Group Jaring 100.000 Nasabah Baru di Penghujung 2023

Sebagai informasi, serangan Israel membuat seluruh akses telepon dan internet di Gaza mati total. Hal ini membuat Gaza terisolasi dari dunia luar dan satu sama lain sejak Sabtu (28/10/2023).

Situasi ini membuat warga di Gaza tidak bisa menghubungi orang terkasih, ambulans, dan kolega di tempat lain karena Israel memperluas serangan udara dan daratnya.

Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional mengatakan pemadaman listrik yang dimulai dari Jumat (27/10/2023) malam memperburuk situasi di Gaza. Hal ini menghambat tindakan operasi di beberapa rumah sakit dan mencegah kontak dengan staf mereka di lapangan.

Reuters telah meminta tanggapan dari manajemen SpaceX terkait rencana menyediakan jaringan Starlink yang akan digunakan oleh organisasi bantuan dan bukan oleh kelompok militan Palestina Hamas, pihak yang menguasai Jalur Gaza.

BACA JUGA:   Raffi Ahmad Beli Warung Kaki Lima, dan Langsung Ganti jadi Namanya

Sementara, Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi merespons postingan Musk di X bahwa pihaknya akan menggunakan segala cara untuk melawan rencana CEO SpaceX tersebut.

“Hamas akan menggunakannya untuk kegiatan teroris. Mungkin Musk bersedia mengkondisikannya dengan membebaskan bayi, putra, putri, orang lanjut usia yang diculik. Semuanya! Saat itu, kantor saya akan memutuskan hubungan apapun dengan Starlink,” tulis Karhi.

Sebagai informasi, setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 lalu, satelit Starlink disebut-sebut sangat penting untuk menjaga konektivitas internet di beberapa wilayah meskipun ada upaya gangguan dari Rusia.

Sejak itu, Musk menolak memperluas cakupan wilayah Krimea yang diduduki Rusia dan menolak mengizinkan satelitnya digunakan untuk serangan Ukraina terhadap pasukan Rusia di sana.

BACA JUGA:   Ammar Zoni Ditangkap Ketiga Kali, Keluarga Belum Jenguk di Tahanan karena Kecewa Berat?

Sumber: cnbcindonesia.com

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER