Jakarta, CNN Indonesia —
Atlet hyrox asal Australia, Joanna Wietrzyk meminta maaf atas keputusannya melanjutkan lomba saat ia buang air besar di celana. Ia siap melepaskan poin yang dimenangkan olehnya.
Wietryzk jadi sorotan saat tampil di Beijing. Bukan hanya karena jadi pemenang, tetapi karena ia terus berlomba ketika ia melakukan buang air besar.
“Saya minta maaf pada warga China, para kompetitor, penonton, panitia Hyrox atas hal yang terjadi di perlombaan di Beijing.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya merasa fit dan sehat di awal perlombaan, sama sekali tidak ada indikasi akan mengalami sakit,” ucap Wietrzyk dalam akun instagram miliknya.
Wietrzyk mengakui bahwa ia telah mengambil keputusan yang salah untuk terus melanjutkan perlombaan. Seharusnya ia langsung menarik diri saat momen itu terjadi.
“Saya bertanggung jawab atas keputusan saya untuk terus melanjutkan perlombaan dan saya benar-benar meminta maaf atas ketidaknyamanan dan gangguan yang disebabkan oleh hal tersebut.”
“Saya tahu tindakan saya ini berdampak bukan hanya pada saya, dan saya meminta maaf pada semua orang yang terdampak. Saya belajar dari pengalaman dan terus membawa hal itu bersama saya,” ujar Wietrzyk.
Wietrzyk pun menyatakan siap membatalkan keikutsertaannya dalam lomba di Beijing kemarin. Karena itu, ia juga siap melepas poin yang ia raih sebagai dampak atas hal tersebut.
“Sebagai bentuk refleksi, saya memutuskan untuk mundur secara retrospektif dari pertandingan dan melepaskan poin yang telah saya raih,” kata Wietrzyk.
(ptr/jun)

