Saturday, February 21, 2026
Google search engine
HomeHiburanKemarahan Fedi Nuril, Ayah yang Terluka di Film Qorin 2

Kemarahan Fedi Nuril, Ayah yang Terluka di Film Qorin 2

AKTOR Fedi Nuril mengungkapkan caranya mendalami karakter Makmur, tokoh yang diperankannya di film Qorin 2. Ia mengaku memiliki cara khusus untuk menghidupkan karakter tersebut. “Saya mencari kemarahan-kemarahan terpendam yang di dunia nyata tidak bisa sembarang dikeluarkan,” tutur Fedi dalam konferensi pers film Qorin 2 di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan pada Senin, 8 Desember 2025. Ia menilai di film besutan sutradara Ginanti Rona ini seolah “wadah” untuk melampiaskan kemarahan melalui tokoh yang diperankan.

Dalam film besutan rumah produksi Rapi Films dan SL23 tersebut, Makmur dikisahkan sebagai ayah yang dipenuhi amarah saat mengetahui anaknya, Jaya (Ali Fikry). mengalami perundungan. Amarah itu berubah menjadi dendam dan keputusasaan ketika tak ada pihak yang mampu menjawab persoalan putranya.

BACA JUGA:   Kelly Osbourne Dilamar oleh Anggota Slipknot Sid Wilson

Fedi menuturkan, ia harus memahami latar belakang tokoh Makmur. “Saya mencoba memahami apa yang membuat Pak Makmur ini begitu putus asa dan bisa melakukan hal seekstrem itu,” kata dia. 

Qorin 2 Suarakan Isu Perundungan 

Film horor Qorin 2 mengangkat tema bullying terutama di lingkungan lembaga pendidikan. Saat mendalami karakter Makmur, Fedi mencoba membayangkan perasaan ayah yang terluka itu terjadi padanya di dunia nyata. “Dengan membayangkan itu saja agak ke-trigger juga sih, betapa saya akan marah,” ucapnya. 

Ali Fikry yang berperan sebagai Jaya, mengaku bisa memahami perasaan korban bullying. Orang yang mengalami perundungan, biasanya tak hanya mengalami luka fisik tetapi juga mental. Bahkan, biasanya, korban bullying kerap merasakan kesepian meski berada di tengah kerumunan. “Jadi semua rasa kesepian dan kesendirian itu aku taruh di karakter Jaya,” ujarnya. 

BACA JUGA:   FIFA Sorot Laga Arab Saudi vs Indonesia: Sudah Siap Begadang?

Pernyataan senada diutarakan Wavi Zihan, pemeran tokoh Fitri Saraswati, guru BP di sekolah Jaya. Wavi mengaku mendapat berbagai pelajaran berharga berkat memerankan tokoh tersebut.

Sebagai informasi, Fitri digambarkan sebagai tokoh yang tulus ingin membantu siapa pun kendati mengalami banyak tekanan. Salah satunya ketika ia mengalami berbagai kondisi dilematis saat menyelesaikan perundungan terhadap Jaya. 

Melihat kerumitan dan kompleksitas efek yang ditimbulkan, Wavi pun menekankan bahwa mata rantai masalah perundungan harus segera diputus. “Mudah-mudahan setelah menonton film ini bisa menginspirasi, dan kita bisa memutus rantai penindasan itu,” ucapnya. 

CAHYA SAPUTRA

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER