FILM Na Willa produksi Visinema Studios akan menyuguhkan tontonan layar lebar bertema petualangan anak-anak. Karya kreatif besutan Ryan Adriandhy ini pun menggandeng aktor cilik Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, dan Arsenio Rafisqy. Pihak tim produksi pun membuat rancangan sedemikian rupa guna mendukung proses syuting film tersebut supaya ramah terhadap anak-anak.
Anggia Kharisma selaku produser lantas mengamini hal tersebut. Lebih lanjut, ia juga menilai bahwa menjadikan proses syuting film dengan melibatkan anak-anak di dalamnya merupakan tanggung jawab yang wajib dilakukan para kreator. “Ketika menginginkan film anak, kadang kita suka lupa untuk membuat produksinya juga ramah untuk anak-anak,” tutur Anggia ketika konferensi pers pada Kamis, 12 Februari 2026 di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat.
Berbagai fasilitas guna menunjang keperluan anak-anak supaya tetap nyaman selama proses syuting turut diakui oleh Anggia. Mulai dari tempat bermain, sudut baca dengan perpustakaan mini, wahana mandi bola, perosotan, hingga tenda-tendaan pun tak luput dari perhatian tim produksi film Na Willa. “Spesialnya kalau buat anak-anak di sini, mereka kami kasih ruang bermain,” ungkap Anggia.
Kenyamanan bagi Seluruh Kru Film Na Willa
Tak hanya memprioritaskan anak-anak semata, Anggia juga menyebut bahwa kenyamanan selama proses produksi turut disediakan bagi seluruh kru film Na Willa. Dengan demikian, lanjut Anggia, seluruh kru pun diperlakukan sama rata selayaknya “anak-anak” yang sedang bermain bersama. “Ketika bekerja kan sebenarnya kami meninggalkan keluarga, bayangkan mereka juga adalah anak-anak itu sendiri yang lagi bermain bersama kami,” imbuhnya.
Bahkan, Anggia mengakui pihaknya sampai memperhatikan asupan nutrisi makanan dan memberlakukan jam tidur siang bagi semua orang yang terlibat dalam proses produksi. “Bukan cuma buat pemain aja tapi buat all crew members karena enggak ada perbedaan kita semua manusia, jadi kami bikin senyaman mungkin,” ucapnya.
Menimpali Anggia, Ryan Adriandhy turut mengutarakan bahwa lokasi syuting film Na Willa harus bebas asap rokok yang telah menjadi kesepakatan bersama sedari awal. “Jadi kalau ada yang kebiasaan (merokok) kami tegur baik-baik karena dari awal deal enggak ada yang merokok,” ujar Ryan.
Proses Syuting Seperti di Rumah Sendiri
Segala fasilitas dan pelbagai peraturan guna mendukung terciptanya ruang ramah anak tersebut pun berhasil memberikan kenyamanan bagi para aktor, salah satunya Luisa. Pemeran karakter Na Willa tersebut menilai proses syuting sebagai momen yang seru sekaligus menyenangkan. “Jadi aku itu kayak bukan syuting, kayak beneran di rumah,” tutur Luisa.
Di sisi lain, kesan positif dari Luisa juga dilandasi dengan berbagai adegan “keseharian anak kecil” berlatar era ’60-an yang ia jalani di film Na Willa. Misalnya saja pergi ke pasar bersama Mak (Irma Rihi), minuman favorit “Orange Cruz”, dibacakan buku cerita, dan juga tidur siang.
Dalam film tersebut, karakter Na Willa digambarkan sebagai anak berumur enam tahun yang pemberani, ceria, suka berpetualang, dan ingin tahu banyak hal. Luisa lantas menilai karakter yang ia perankan tersebut tak berbeda jauh dengan dirinya sendiri. “Dan salah satunya enggak bisa diam kayak aku. Jadi Luisa itu Na Willa, Na Willa itu Luisa,” ucapnya.

