Saturday, March 2, 2024
Google search engine
HomeHiburanSepi Penonton, Gal Gadot Tak Hadir di Pemutaran Film Propaganda Israel yang...

Sepi Penonton, Gal Gadot Tak Hadir di Pemutaran Film Propaganda Israel yang Ia Cetus

BATAMINSTA.COM – Aktris Israel Gal Gadot menghadapi kritik menyusul laporan keterlibatannya dalam mengorganisir pemutaran film di AS yang menggambarkan serangan 7 Oktober terhadap Israel oleh militan Hamas karena dia tidak mengakui pengalaman pahit para warga Palestina.

Acara pemutaran film yang berlokasi di Los Angeles, AS itu menghadapi rendahnya kehadiran para tamu yang diundang, dengan kursi kosong dan tidak adanya penampilan selebriti yang diantisipasi. Film ‘propaganda’ tersebut berjudul “Bearing Witness To the October 7th Masscre”, yang menceritakan pecahnya perang Hamas-Israel pada 7 Oktober lalu, dari kacamata pihak Israel.

Yang mengejutkan, bahkan Gal Gadot sendiri tidak hadir di pemutaran film tersebut. Alasan ketidakhadirannya masih belum jelas. Mereka yang hadir pada pemutaran film mengatakan aula itu sunyi, dan hanya tangisan yang terdengar selama pemutaran film. Beberapa dari mereka yang hadir pada pemutaran film keluar dari aula lebih awal karena intensitas film. Banyak dari mereka yang hadir tidak dapat tidur pada malam berikutnya, melansir laporan The Jerusalem Post, Senin, 27 November 2023.

BACA JUGA:   Angelina Jolie Pro Palestina, Gal Gadot Pro Israel, Netizen: Ternyata Villain Sebenarnya Wonder Woman, Bukan Maleficent

Gadot, mantan instruktur kebugaran di IDF, terus menyatakan dukungannya terhadap Israel, terutama pada saat meningkatnya agresi yang melibatkan Israel dan Hamas.

Bahkan, kekerasan terjadi setelah pemutaran film Bearing Witness di Museum of Tolerance, yang diselenggarakan oleh bintang Wonder Woman itu.

Menurut Hollywood Reporter, outlet media yang tidak disebutkan namanya membocorkan lokasi pemutaran film sebelumnya, yang menyebabkan ancaman terhadap Museum Toleransi. Sebagai tanggapan, FBI mengirimkan tim pendahuluan untuk mempersiapkan pemeriksaan pada hari Rabu, artikel tersebut menunjukkan. Sebelum film dimulai dan saat diputar, polisi ditempatkan di dalam teater museum serta di jalan-jalan sekitar Pico Boulevard. Sebuah helikopter juga mengawasi lokasi kejadian.

Beberapa lusin pengunjuk rasa, baik yang pro maupun anti-Israel, berkumpul di luar pemutaran film di seberang jalan.

BACA JUGA:   Raffi Ahmad Mendadak Kumpul Keluarga Lengkap saat Ramai Tudingan Pencucian Uang

Artikel The Hollywood Reporter mengklaim bahwa petugas LAPD meninggalkan teater setelah pemutaran film berakhir. Namun segera setelah itu, pertempuran pecah di dekatnya, dan helikopter berita mencatat kekerasan tersebut. Belum jelas apakah ada orang yang ditangkap atau siapa yang memulai perkelahian tersebut, namun media lokal melaporkan bahwa polisi berupaya untuk membubarkan perkelahian tersebut.

Beberapa peserta tampak diborgol oleh petugas yang merespons dalam video dari lokasi kejadian.

sumber: viva.co.id

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER