Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menghadirkan 57 unit SPBU Modular guna mengurangi kepadatan antrean pengisian BBM di rest area selama arus mudik Lebaran 2025.
SPBU Modular merupakan fasilitas pengisian BBM yang dapat dipindahkan. SPBU ini juga dilengkapi dengan sistem pengisian modern dengan layanan cepat dan efisien.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menyampaikan, kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan rest area tipe A yang memiliki SPBU. Dengan begitu, pemudik dapat mengisi BBM di rest area Tipe B dengan fasilitas Modular.
“Dengan adanya fasilitas Modular ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan BBM, terutama di lokasi-lokasi rest area yang belum memiliki SPBU,” ujar Heppy melalui keterangan resmi dikutip Rabu (26/3/2025).
Heppy menjelaskan, SPBU Modular memiliki desain yang fleksibel. Oleh karena itu, fasilitas ini dapat dipindahkan sesuai kebutuhan untuk memastikan distribusi BBM yang optimal di berbagai lokasi.
Selain itu, pihaknya juga akan terus memonitor ketersediaan BBM pada SPBU Modular.
Heppy merinci 57 titik SPBU Modular itu tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya, 18 titik berada di ruas Tol Trans Sumatera, 35 titik di Tol Trans Jawa, 1 titik di Tol Kalimantan, serta 3 titik lainnya berada di jalur non-tol di wilayah Jawa Barat dan Banten.
“Jumlah SPBU Modular yang kami siapkan di periode mudik lebaran terus kami tambah dari tahun ke tahun seiring dengan penambahan ruas tol di pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan,” jelas Heppy.
Pertamina sendiri memproyeksikan konsumsi BBM selama Idulfitri meningkat dibanding konsumsi harian. Lebih terperinci, konsumsi bensin (gasoline) kompak naik. Konsumsi Pertalite diproyeksi naik 11,7%, sementara Pertamax naik 11,2%.
Lalu, konsumsi harian avtur diproyeksi naik 7,3% dibandingkan dengan konsumsi kondisi normal. Di sisi lain, konsumsi harian BioSolar diproyeksi turun 16,2%.