Saturday, March 2, 2024
Google search engine
HomeBatamPertamina Beri Jaminan: Sebut Saja NIK saat Beli Elpiji 3 Kilogram

Pertamina Beri Jaminan: Sebut Saja NIK saat Beli Elpiji 3 Kilogram

BATAMINSTA.COM, BATAMPertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memberikan penjelasan terkait kekhawatiran masyarakat terkait sistem baru dalam pembelian gas elpiji 3 kilogram. Sekarang, di pangkalan, mereka akan diminta untuk menyebutkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), langkah yang diambil dalam upaya menerapkan program subsidi yang lebih tepat sasaran.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra bagian Utara (Sumbagut), Susanto August Satria, menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Pangkalan hanya akan menanyakan NIK, yang nantinya akan dimasukkan ke Merchant App My Pertamina.

Bagi masyarakat yang telah terdaftar sebelumnya di Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai keluarga penerima manfaat pembelian gas elpiji 3 kilogram, mereka dapat melanjutkan pembelian tanpa masalah.

BACA JUGA:   Indonesia Waspada 3 Kelebihan Jepang Saat Bantai Thailand 5-0

Namun, untuk yang belum terdaftar, mereka tetap akan dilayani dan data mereka akan dicatat secara digital, sehingga pangkalan memiliki basis data yang akurat.

Satria menegaskan bahwa ini tidak akan membuat pembelian menjadi rumit. Masyarakat tidak perlu selalu membawa Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke mana-mana.

Perlu dicatat bahwa sejak 1 Januari 2024, pemerintah telah menerapkan aturan yang mengharuskan pembeli terdaftar dan menunjukkan KTP untuk membeli elpiji melon. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa subsidi elpiji dari pemerintah tepat sasaran.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji, menjelaskan bahwa pemerintah telah memulai pendataan untuk mendukung kebijakan ini.

BACA JUGA:   Top 3 Sports: Hasil Drawing Liga Champions, Pramudya Keluar Pelatnas

Kebijakan ini adalah langkah pemerintah dalam mengubah subsidi elpiji 3 kg menjadi berbasis target penerima dan terintegrasi dengan program perlindungan sosial secara bertahap.

Elpiji 3 kg hanya boleh digunakan oleh rumah tangga dan usaha mikro untuk memasak, serta untuk nelayan dan petani sasaran. Pendataan dan pembelian dengan menggunakan KTP diharapkan dapat membuat distribusi elpiji subsidi lebih akurat.

Kebijakan ini disambut baik oleh pengguna elpiji, yang mengaku tidak khawatir. Namun, juga disarankan agar pembeli memeriksa proses pelaporan yang dilakukan oleh pihak pangkalan.

Elin, seorang warga Perumahan Sakura Garden, Batuampar, menyatakan, “Mereka hanya mencatat sekali saja untuk pelaporan. Saya melihatnya sendiri.” (Nan)

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER