Jakarta, CNN Indonesia —
Timnas Australia mengakui ada rasa frustrasi jelang laga kontra China dalam lanjutan laga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Australia akan menjamu China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Adelaide Oval, Kamis (10/10). Ini menjadi laga ketiga Australia setelah dua laga sebelumnya mereka gagal meraih poin sempurna karena harus bertekuk lutut saat jumpa Bahrain (0-1) dan dipaksa bermain imbang melawan Indonesia (0-0).
Gelandang Socceroos Riley McGree mengakui timnya harus belajar dari kegagalan di dua pertandingan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Anda belajar dari setiap pertandingan. Saya pikir menang, kalah atau seri, dan terutama pertandingan yang Anda kalah, Anda belajar paling banyak,” ujar McGree yang dikutip dari Socceroos.com.
McGree lantas menegaskan Australia harus dapat menemukan cara untuk memecah kebuntuan menghadapi tim-tim yang bermain bertahan.
“Sebagai tim seperti Australia, kami menghadapi tim-tim yang bermain bertahan. Ke depannya kami harus menemukan cara untuk memecah pertahanan mereka dan menghindari frustrasi serta menemukan jalan untuk menang,” tuturnya.
Senada dengan McGree, penyerang Apostolos Stamatelopoulos juga mengakui kekecewaan timnya usai gagal meraih kemenangan di dua laga awal. Meski begitu, Stamatelopoulos meyakini Australia akan bangkit saat menjamu China.
“Ya, kami kecewa tidak bisa meraih kemenangan pertama itu, tapi suasana hati tim tetap baik dan saya pikir kami akan tampil bagus pada Kamis malam,” kata Stamatelopoulos.
“Saya pikir kami akan masuk ke pertandingan dan tampil bagus pada Kamis malam.”
McGree berharap bisa memberikan kreativitas yang dibutuhkan timnas Australia menghadapi China dan Jepang demi hasil positif sekaligus menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
“Saya harap begitu. Kami semua adalah pemain menyerang berkualitas. Kami semua tahu dan telah menunjukkan bahwa kami bisa memecah pertahanan lawan serta mencetak gol dan assist,” ujarnya.
Setelah menjamu China, Australia akan melakoni laga tandang melawan Jepang di Saitama Stadium pada Selasa (15/10). Dua laga ini akan menjadi ujian berat sekaligus kesempatan bagi Australia untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
(jal)