Saturday, August 30, 2025
Google search engine
HomeInternasionalPBB Geram Dunia Diam Saja Lihat Israel Gempur RS di Gaza

PBB Geram Dunia Diam Saja Lihat Israel Gempur RS di Gaza




Jakarta, CNN Indonesia

Sekjen PBB mengecam dunia yang tidak peduli bahkan abai atas situasi Gaza menyusul serangan bengis Israel ke rumah sakit (RS) yang menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk lima jurnalis.

Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina Philippe Lazzarini mengaku sangat terkejut melihat dunia global yang tetap diam melihat kebengisan Israel di Gaza.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Serangan itu membungkam suara-suara terakhir yang tersisa dalam melaporkan situasi anak-anak yang meninggal dalam diam di tengah kelaparan,” kata Philippe Lazzarini seperti diberitakan AFP pada Senin (25/8).

BACA JUGA:   Prabowo Puji Sukses Presiden Peru di APEC hingga Sikap soal Palestina

“Ketidakpedulian dan diamnya dunia ini sungguh mengejutkan.”

Juru bicara pertahanan sipil Gaza Mahmud Bassa sebelumnya mengatakan sebuah pesawat tanpa awak (drone) peledak Israel menargetkan sebuah gedung di RS Nasser, Khan Younis, Gaza selatan.

Drone itu diikuti serangan udara saat para korban luka dievakuasi.

[Gambas:Video CNN]

Reuters, Associated Press, dan Al Jazeera mengatakan kontributor mereka termasuk di antara para jurnalis yang tewas dalam serangan itu, yang terjadi hanya beberapa hari setelah PBB menyatakan kelaparan di sana.

Kantor hak asasi PBB juga mengutuk serangan itu, menegaskan bahwa “wartawan bukan target.” Rumah sakit bukan target.

“Pembunuhan jurnalis di Gaza seharusnya mengguncang dunia bukan membuatnya terdiam, melainkan bertindak, menuntut akuntabilitas dan keadilan,” kata juru bicara Ravina Shamdasani.

BACA JUGA:   VIDEO: Detik-detik Gempa M 5,2 Guncang San Diego Terekam CCTV

“Dalam situasi perang dan kelaparan, jurnalis internasional terus ditolak masuk oleh otoritas Israel,” tambahnya, dan “setidaknya 247 jurnalis Palestina telah terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

“Para jurnalis ini adalah mata dan telinga komunitas internasional, dan mereka harus dilindungi,” katanya.

“Pembunuhan mereka, dan pembunuhan warga sipil yang tak terhitung jumlahnya, harus diselidiki secara independen dan segera, dan keadilan harus ditegakkan.”

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan empat tenaga kesehatan juga termasuk di antara korban tewas.

“50 orang lainnya terluka, di antaranya pasien kritis yang sudah menerima perawatan,” ujarnya di X.

“Sementara orang-orang di Gaza kelaparan, akses mereka yang sudah terbatas terhadap layanan kesehatan semakin terhambat oleh serangan berulang kali,” tambahnya.

BACA JUGA:   Nama Dedi Mulyadi Ramai-ramai Disorot Media Asing Gara-gara Vasektomi

“Kami tidak bisa berhenti menyerukan: HENTIKAN serangan terhadap layanan kesehatan. Gencatan senjata sekarang juga!”

(afp/chri)






Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER