BATAMINSTA.COM, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebutkan pasokan pangan di daerah cukup hingga bulan Mei 2023.
Menjelang hari raya Idulfitri, Pemerintah Kota Batam bersama distributor menggelar rapat ketersediaan bahan pokok, di kantor Wali Kota Batam, Kamis (13/4/2023).
Rapat mengenai ketersediaan sembako tersebut dihadiri Asosiasi Distributor Kota Batam dan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Batam, Jefridin Hamid.
Jefridin, menjelaskan berdasarkan laporan dari Asosiasi Distributor Kota Batam pasokan atau stok bahan pokok cukup hingga usai lebaran atau Mei mendatang.
“Tidak ada kelangkaan, kebutuhan bahan pokok terjamin dan tersedia,” kata Jefridin, usai melaksanakan rapat di lantai lima bersama aosiasi distributor kota Batam.
Jefridin, mengatakan beberapa komoditi yang menjadi perhatian adalah ketersediaan beras, daging, cabai merah, hingga gas elpiji.
Dia juga menjelaskan mengenai kejadian beberapa waktu lalu, yang sempat terjadi kelangkaan gas elpiji tuga kilogram dikarenakan keterlambatan dalam pengiriman ke Batam.
“Elpiji ini kan dari Uban. Ini yang menjadi perhatian kami. Karena telat satu hari saja dampaknya dua hari di Batam. Yang dikhawatirkan adalah adanya oknum yang bermain dan harga gas naik dua kali lipat dari normalnya,”kata Jefridin.
Dia mengatakan fokus pemerintah daerah bersama tim Satgas Pangan adalah tidak ada tindakan spekulan terhadap komoditi pokok, termasuk ketersediaan gas elpiji ini.
“Kami mengantisipasi adanya spekulan yang bermain, dan mengancam kestabilan harga,” jelasnya.
“Jadi tidak perlu khawatir. Stok tidak ada kelangkaan. Pagi ini kami rapat membahas kebutuhan bahan pokok terjamin dan tersedia,” kata Sekda.
Adapun komoditas yang menjadi perhatian adalah beras, daging, cabai merah, hingga gas elpiji.
Beberapa tindakan menjaga stabilitas harga juga sudah dilakukan di antaranya sembako murah, operasi pasar murah, hingga sidak ke pasar untuk memastikan stok cukup, dan harga terkendali.
“Trennya saat ini harga turun, dan stabil. Kita patut bersyukur kolaborasi antara Asosiasi Distributor dan Pemko Batam cukup berjalan baik. Sehingga pemerintah bisa menangani persiapan komoditi ini,” ujarnya.
Kegiatan pasar murah dioptimalkan agar bisa hadir di tengah masyarakat di momen-momen krusial seperti menjelang hari besar.
“Pasar murah juga ramai, karena bahan pokok yang tersedia dijual di bawah harga pasar,” sebutnya.
Ketua Asosiasi Distributor Kota Batam, Aryanto menambahkan pasokan ke Batam saat ini sangat lancar. Beberapa komoditi yang mengalir peningkatan permintaan di antaranya daging, telur, gula, tepung, hingga beras.
“Semua tersedia. Kami juga terus memantau pergerakan harga di daerah asal. Kami memastikan pasokan lancar. Kalau harga sejatinya mengikuti saja. Namun, sejauh ini masih stabil,” ungkapnya.
Mengenai pasar murah, Aryanto menyebutkan hari pertama digelar komoditi laris dalam waktu singkat. Daging menjadi primadona, pihaknya menyediakan kurang lebih 200 kilogram daging di satu titik pasar murah.
“Datang elpiji ini kan dari Uban. Ini yang menjadi perhatian kami. Karena telat satu hari saja dampaknya dua hari di Batam. Yang dikhawatirkan adalah adanya oknum yang bermain dan harga gas naik dua kali lipat dari normalnya,” kata Jefridin.
Dalam menjaga stabilitas harga pangan, Pemko Batam melakukan beberapa langkah antisipasi diantaranya sembako murah, operasi pasar murah, hingga sidak ke pasar tradisional.
“Trennya saat ini harga turun dan stabil. Kita patut bersyukur kolaborasi antara asosiasi distributor dan Pemkot Batam cukup berjalan baik, sehingga pemerintah bisa menangani persiapan komoditas ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian Riau menekankan kepada para distributor untuk tidak menimbun kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri nanti.
“Apabila ditemukan menimbun atau menaikkan harga akan diberikan sanksi sesuai ketentuan, sehingga kami mohon dan berharap untuk memastikan dan melaporkan kesediaan stok,” kata Gustian. (*/man)

