Saturday, August 30, 2025
Google search engine
HomeHiburanPapa Buka Jadi Film Pertama Papua Nugini yang Dikirim ke Oscar

Papa Buka Jadi Film Pertama Papua Nugini yang Dikirim ke Oscar

PAPA BUKA menjadi film pertama dari Papua Nugini yang diajukan dalam Oscar atau Academy Awards ke-98. Film garapan sutradara India Bijukumar Damodaran ini menceritakan perjalanan seorang veteran perang yang membuka kembali jejak sejarah Perang Dunia II yang menghubungkan negaranya dengan India.

Komite Seleksi Oscar Papua Nugini memilih Papa Buka sebagai perwakilan resmi pertama negara ini dalam Academy Awards 2026 dalam kategori Film Fitur Internasional Terbaik.

Sejarah Baru Papua Nugini di Oscar

Dikutip dari Variety, Papa Buka menjadi film perwakilan pertama Papua Nugini di kategori International Feature Film Oscar ke-98. Hal ini bertepatan juga dengan momentum 50 tahun kemerdekaan Papua Nugini. Film ini diarahkan oleh Bijukumar Damodaran, sutradara yang sebelumnya meraih penghargaan di Shanghai International Film Festival lewat Trees Under the Sun.

Cerita film mengikuti sosok veteran perang bernama Papa Buka yang menuntun dua sejarawan India menelusuri kisah Perang Dunia II yang jarang terungkap. Narasi ini menghubungkan India dan Papua Nugini melalui jejak sejarah dan nilai kemanusiaan.

BACA JUGA:   Peneliti BRIN Usulkan Pemerintah Bentuk Komite Khusus Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pengumuman penting tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Papua Nugini, Belden Norman Namah bersama Direktur Eksekutif National Cultural Commission Steven Enomb Kilanda serta Ketua Komite Seleksi Oscar Don Niles. “Papa Buka merepresentasikan kisah, tradisi, dan suara seni Papua Nugini. Kami bangga membawa cerita ini ke panggung Academy Awards,” ujar Niles.

Kolaborasi Lintas Negara dan Dukungan Internasional

Seperti dilaporkan Cinema Express, film ini menggunakan bahasa Tok Pisin, salah satu bahasa resmi Papua Nugini. Produksi Papa Buka melibatkan kerja sama lintas negara dengan produser Noelene Taula Wunum (NAFA Productions), Akshaykumar Parija (Akshay Parija Productions), Pa Ranjith (Neelam Productions), dan Prakash Bare (Silicon Media).

BACA JUGA:   AHY: Demokrat Siap Sukseskan Program Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pemeran utama dibintangi Sine Boboro, seorang tetua suku berusia 85 tahun, yang tampil bersama aktor India Ritabhari Chakraborty dan Prakash Bare. Nama lain yang terlibat antara lain Barbara Anatu, Jacob Oburi, hingga Clement Gima. Sementara itu, musik digarap oleh Ricky Kej, peraih tiga Grammy Awards, yang sebelumnya juga dikenal lewat kolaborasinya dengan Stewart Copeland dalam album Divine Tides.

Produser Noelene Wunum menekankan bahwa Papa Buka bukan hanya karya film, tetapi juga proyek pembangunan kapasitas budaya. Lebih dari 40 mahasiswa di Papua Nugini terlibat dalam produksi, dengan lebih dari 60 persen kru adalah perempuan.

Film ini dijadwalkan tayang perdana di Papua Nugini pada Jumat, 19 September 2025 sebelum melanjutkan perjalanan ke festival internasional dan kampanye Oscar di Los Angeles.

BACA JUGA:   Lagu SPOT! (feat. Jennie) Raih No. 1 di Billboard, Zico: Babak Baru dalam Karier Musikku

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER