Saturday, August 30, 2025
Google search engine
HomeHiburanMobil Taktis Polisi Lindas Pengemudi Ojol, Jerome Polin Ajak Melawan

Mobil Taktis Polisi Lindas Pengemudi Ojol, Jerome Polin Ajak Melawan

INFLUENCER, Jerome Polin mengajak masyarakat melakukan perlawanan. Ia menanggapi tragedi pengemudi ojol bernama Afan Kurniawan yang tewas dilindas mobil taktis Brimob saat menahan demonstran di depan rumah susun Bendungan Hilir II pada Kamis malam, 26 Agustus 2025.

Melalui unggahan di akun Instagramnya, Jerome Polin mengungkapkan kemarahannya. Ia menuliskan pandangannya pada layar yang diunggah di Newsfeed Instagramnya, kurang dari setengah jam lalu. “Rakyat ditabrak pake mobil yang dibelinya pake uang pajak rakyat. Rakyat yang ingin menuntut HAK dan menyampaikan aspirasi ditindas oleh pihak yang gajinya dari uang pajak rakyat,” tulisnya menanggapi kekejaman polisi yang melindas pengemudi ojol itu. 

BACA JUGA:   Pengakuan Pj Bupati Tangerang Ihwal Keberadaan Pagar Laut

Opini Lain Jerome Polin Soal Anggota DPR yang Pilih WFH

Jerome, yang kerap membuat video edukasi pengajaran Matematika itu juga menanggapi anggota DPR yang menjadi pangkal demonstrasi rakyat hari ini, memilih bekerja dari rumah (WFH). “Wakil rakyat yang harusnya mendengarkan keluhan rakyat malah WFH di hari demo. Malah ngatain rakyat ‘tolol’. Malah semena-mena. Ironis…sedih sekali,” tulisnya menambahkan. Ia menyindir anggota DPR RI, Ahmad Sahroni yang menyebut masyarakat yang menuntut pembubaran DPR lantaran tidak empati dengan penderitaan rakyat dengan kata tolol. 

Ajakan untuk Melawan

Pada keterangan unggahannya, lulusan Waseda University, Tokyo, Jepang ini menuliskan ajakannya untuk melawan. “Semua mata melihat. Sudah saatnya kita sadar dan melawan. Stop apatis atau kita akan kehilangan semua hak kita. Rakyat sudah makin susah hidupnya, rakyat berhak menuntut keadilan,” tulis Jerome.

BACA JUGA:   Pakai Gelang Lombok, Emil Audero Tatap Debut di Timnas Indonesia

Belakangan ini, Jerome aktif menyindir kelakuan anggota DPR yang mendapatkan kenaikan tunjangan rumah Rp 50 juta per bulan dan besar Rp 12 juta per bulan. Ia membuat unggahan dengan cara mengajari para wakil rakyat itu berhitung yang benar. Dalam videonya, ia selalu memulai dengan adegan menghela napas panjang untuk mengungkapkan ekspresinya. 

Setelah mengajari berhitung, Jerome mengutarakan pandangannya. “Rp 50 juta per bulan untuk tunjangan rumah. Sedangkan di luar sana, banyak guru, dosen, tenaga pendidik, nakes, enggak tahu makan apa besok, enggak tahu tinggal di mana besok, bisa hidup atau tidak besok, enggak tahu. GWS (get well soon) deh,” ujarnya sambil mengelus kepalanya sendiri. 

BACA JUGA:   PDIP Sendirian, Nyatakan Tak Sependapat RUU Pilkada Dibawa ke Paripurna

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER