Saturday, February 21, 2026
Google search engine
HomeEkonomi BisnisMedia Israel Puji Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB, Gara-gara Ucapkan Shalom

Media Israel Puji Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB, Gara-gara Ucapkan Shalom



Bisnis.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto telah menghadiri sidang PBB ke-80 di New York, Selasa (23/9/2025). Di sana Prabowo mendorong perdamaian dua negara antara Israel dan Gaza. Pidato perdana Prabowo di forum PBB itu ternyata mendapatkan sorotan dari media Israel. 

Dalam pidatonya  Prabowo  memang gencar menyuarakan perdamaian antara semua negara, termasuk Israel dan Palestina. Bahkan dia menyebut jika Israel memberikan kemerdekaan kepada Palestina, maka Indonesia akan mengakui Israel.

“Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan kami akan mendukung semua jaminan keamanan Israel,” katanya saat berpidato di Sidang umum PBB di New York, Selasa (25/9/2025).

The Times of Israel, salah satu media massa terbesar di Israel, memberitakan pernyataan Prabowo bahwa dunia harus menghormati hak Israel untuk hidup aman. Media itu juga mengutip salam penutup Prabowo yaitu ‘Shalom’.

Selain itu, pemberitaan The Times of Israel turut menyoroti penduduk Indonesia yang mayoritas beragama muslim dan tidak memiliki hubungan dengan Israel. Mengingat penduduk Indonesia begitu gencar menentang tindakan Israel terhadap penduduk Palestina.

BACA JUGA:   Pria Asal Blitar Laporkan Dua Pelaku Perdagangan Orang, Korban Diperdagangkan di Kamboja

Tak hanya itu, The Jarusalem Post juga memberitakan pernyataan Prabowo bahwa Indonesia akan mengakui Israel ketika negara Yahudi itu mengakui Palestina. Media ini turut menyoroti keinginan Prabowo untuk mendamaikan dan menjamin kemerdekaan Palestina.

“Indonesia sekali lagi menegaskan kembali komitmennya terhadap solusi dua negara untuk masalah Palestina. Hanya solusi ini yang akan membawa perdamaian. Kita harus menjamin kenegaraan Palestina dan kita akan mendukung semua jaminan untuk keamanan Israel,” ucap Prabowo seperti diberitakan The Jarusalem Post.

Terlebih, Prabowo juga berjanji untuk mengirimkan 20.000 personel TNI ke Gaza sebagai pasukan penjaga perdamaian. 

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan dunia menghadapi gelombang konflik yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan retorika. Diperlukan langkah nyata untuk melindungi warga sipil, mencegah genosida, dan menghentikan agresi bersenjata.

BACA JUGA:   Update Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City - BP Batam

“Indonesia siap memainkan peran lebih besar. Kami menawarkan hingga 20.000 pasukan terlatih untuk membantu misi penjaga perdamaian PBB, di mana pun dibutuhkan,” ujarnya tegas.

Menurut Prabowo, kontribusi ini merupakan kelanjutan dari tradisi panjang Indonesia sebagai salah satu kontributor utama pasukan penjaga perdamaian PBB. Saat ini, Indonesia sudah menempatkan lebih dari 2.700 personel di berbagai misi, menjadikannya salah satu dari 10 besar kontributor dunia.

“Namun situasi global saat ini menuntut lebih. Kami percaya Indonesia, dengan sejarahnya sebagai bangsa pejuang kemerdekaan dan prinsip politik bebas-aktif, memiliki legitimasi moral untuk memperluas peran di kancah internasional,” imbuhnya.

Prabowo menyebutkan bahwa pasukan perdamaian tambahan dari Indonesia dapat dikerahkan ke sejumlah titik konflik yang paling mendesak, termasuk di Gaza, Ukraina, Sudan, dan kawasan lain yang dilanda krisis kemanusiaan.

BACA JUGA:   Link Live Streaming Irak vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER