Sunday, March 3, 2024
Google search engine
HomeNasionalMahfud MD Bicara Prestasi LPSK: Bikin Bharada E Akui Skenario Ferdy Sambo

Mahfud MD Bicara Prestasi LPSK: Bikin Bharada E Akui Skenario Ferdy Sambo

Suara.com – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) adalah lembaga yang cukup berprestasi. Salah satunya yang paling santer adalah peran LPSK dalam kasus pembunuhan berencana eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

Hal ini disampaikan dalam acara Rasa Indonesia bertajuk ‘Rembuk Nasional Sahabat Saksi dan Korban untuk Indonesia 2023’ di Camp Hulu Cai Resort, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/12/2023).

Dalam kesempatan itu, Mahfud menyebut proses hukum seringkali bermasalah karena kurangnya kejujuran saksi dan korban. Padahal, keterangan mereka merupakan kunci dalam memecahkan kasus.

Mereka disebutnya kerap kali tak mau bicara karena khawatir akan keselamatan diri jika membuka kesaksian penting.

BACA JUGA:   Ibu Haji Siap Dipenggal Demi Prabowo! Video Lucu Mendukung Calon Presiden Viral

“Perlindungan terhadap mereka sangat diperlukan agar keadilan dapat diwujudkan. Oleh karena itu, lembaga perlindungan saksi dan korban lahir,” ujar Mahfud, Rabu (20/12/2023).

Richard Eliezer [Suara.com/Alfian Winanto]

Mahfud mencontohkan pada kasus Sambo, Richard Eliezer alias Bharada E awalnya sempat mengaku terlibat baku tembak Joshua Hutabarat alias Brigadir J. Namun, akhirnya Bharada E mengaku setelah mendapatkan perlindungan dari LPSK.

“Eliezer semula mengaku dia yang membunuh karena ditembak duluan. Dia mengaku terus sampai sebulan lebih, akhirnya kita semua berteriak bahwa itu tidak masuk akal,” kata Mahfud.

“LPSK menjamin akan memberikan perlindungan kalau mengaku, mengaku lah dia (Bharada E),” tambahnya menjelaskan.

Karena itu, belajar dari kasus Bharada E, ia menilai keberadaan LPSK sangat penting dalam menjamin saksi dan korban atas tindakan kejahatan, termasuk dalam kasus Pemilu.

BACA JUGA:   Mata Nagita Slavina Pernah Terinjak Rafathar, Retinanya Retak hingga Bikin Orang Ngeri Karena Hal Ini

“Orang yang takut seperti Eliezer itu, orang yang juga diteror, kalau Eliezer itu dijanjiin sambil diteror. Ada yang diteror, kamu jangan ngomong, kalau ngomong awas, hilang, dibunuh, tiba-tiba jadi mayat. Sehingga orang takut,” pungkasnya. 

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER