Saturday, June 15, 2024
Google search engine
HomeInternasionalKJRI Noumea Ungkap Situasi Terkini Kerusuhan di Kaledonia Baru

KJRI Noumea Ungkap Situasi Terkini Kerusuhan di Kaledonia Baru




Jakarta, CNN Indonesia

Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Nouméa, Kaledonia Baru, mengungkapkan situasi terbaru kerusuhan besar di negara protektorat Prancis tersebut.

“Situasi di Kaledonia Baru khususnya di Noumea sudah semakin kondusif karena kemarin malam sudah datang aparat keamanan dari Paris,” kata Bambang.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“KJRI terus memantau situasi,” lanjut Bambang.

Ia juga membeberkan kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang ditnggal di Kaledonia Baru usai kerusuhan besar di Kaledonia Baru.

BACA JUGA:   Model India Dikecam Habis-habisan karena Palsukan Kematian

“Jumlah WNI ada 322 orang. Semua dalam kondisi baik tidak ada yg menjadi korban kerusuhan,” Bambang menerangkan.

Ia kemudian mengimbau WNI yang berada di negara itu untuk berhati-hati dan tidak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak.

“KJRI sudah mengeluarkan imbauan kepada WNI untuk berhati-hati, tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak,” terang Bambang.

Pada Rabu (15/5), Prancis menetapkan status keadaan darurat di Kaledonia Baru buntut kerusuhan pada Senin (13/5) yang menewaskan empat orang dan melukai 300 orang.

Kerusuhan itu menyusul protes masyarakat atas reformasi pemilihan umum (pemilu).

Warga pro-kemerdekaan Kanak tak setuju dengan rancangan undang-undang (RUU) yang disepakati Majelis Nasional pada Rabu tengah malam.

BACA JUGA:   Media Asing Soroti Kampanye Prabowo Pakai AI

RUU itu mengatur soal perubahan daftar pemilih yang memungkinkan penduduk Prancis yang telah menetap di Kaledonia Baru selama 10 tahun memiliki hak pilih dalam pemilihan provinsi.

Beberapa pemimpin lokal khawatir perubahan ini akan melemahkan perolehan suara suku Kanak. Suku ini berjumlah 44 persen dari populasi dan merupakan kekuatan utama gerakan pro-kemerdekaan.

(blq/bac)

[Gambas:Video CNN]





Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER