Saturday, June 15, 2024
Google search engine
HomeInternasionalKenapa Pasukan Elite Israel Brigade Golani sampai Dibantai Hamas?

Kenapa Pasukan Elite Israel Brigade Golani sampai Dibantai Hamas?



Jakarta, CNN Indonesia

Kelompok Hamas Palestina membantai pasukan militer Israel di Jalur Gaza hingga menewaskan sejumlah prajurit Israel, termasuk empat komandan.

Pembantaian ini dilancarkan Hamas pada Selasa (12/12). Hamas menyerang pasukan patroli Israel, yang dilanjutkan dengan serbuan terhadap pasukan Unit Reaksi Cepat (QRF) Zionis.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenapa pasukan elite Israel Brigade Golani sampai mudah disergap dan dibantai Hamas?

Analis pertempuran dari Institute for the Study of War (ISW) menilai Hamas merancang skenario penyerangan dengan sangat matang dan begitu terorganisasi secara seksama.

BACA JUGA:   Israel Gempur Gaza Selatan, Asap Hitam Membumbung di Khan Younis

Seperti dilansir dari Al Jazeera, pembantaian di utara Gaza itu diawali dengan penyergapan terhadap patroli Israel yang memasuki sebuah kompleks berisi tiga gedung.

Ketika pasukan reaksi cepat dikirim untuk membantu tim patroli, kelompok Hamas pun mulai menyerang mereka.

“Kelompok Hamas terus menyerang QRF dengan menyalakan alat peledak rakitan dan melemparkan granat ke pasukan Israel. Israel menemukan mayat-mayat regu tembak Israel, namun lima tentara Israel lainnya tewas selama operasi penyelamatan termasuk seorang komandan batalyon, tiga komandan kompi, dan kepala tim komando Brigade Golani,” lapor Institute for the Study of War (ISW).

Brigade Golani adalah pasukan elite Israel yang pernah terlibat dalam sejumlah konflik yang melibatkan negeri zionis itu.

BACA JUGA:   Pasukan Bayaran Wagner Group Rusia Ganti Nama di Afrika, Kenapa?




Sementara itu, militer Israel mengklaim Batalyon Shujaiya Hamas telah dihancurkan dan kehilangan kemampuan menyerang.

Namun, ISW berpandangan klaim tersebut tak bisa dibenarkan lantaran serangan Hamas di Shujaiya terkoordinasi dengan rapi.

“Sifat penyergapan yang kompleks dan melibatkan beberapa bagian ini memerlukan koordinasi yang signifikan antara beberapa unit taktis Hamas. Hal ini menunjukkan bahwa setidaknya beberapa elemen Batalyon Shujaiya Hamas masih mampu melakukan operasi militer untuk mempertahankan Shujaiya,” tulis ISW.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebelumnya merilis daftar prajurit yang tewas dalam agresi di Jalur Gaza. Setidaknya 444 tentara Zionis tewas menurut daftar tersebut.

Ratusan tentara itu terdiri dari prajurit, petugas, hingga pasukan cadangan. Beberapa di antaranya bahkan komandan militer Israel.

Agresi Israel di Jalur Gaza hingga kini telah menewaskan lebih dari 18 ribu warga Palestina. Sebagian besar korban merupakan anak-anak dan perempuan. Sementara itu, sekitar 1.200 orang tewas di Israel.

(blq/nva/bac)






Source link

BACA JUGA:   VIDEO: Kisah Dokter Anak Praktik Gratis di Tengah Kamp Pengungsi Rafah
BERITA TERKAIT

BERITA POPULER