Saturday, March 21, 2026
Google search engine
HomeEkonomi BisnisKebut Kredit Rumah, Bank Sumut: Pengajuan Program Perumahan Rampung 3 Hari

Kebut Kredit Rumah, Bank Sumut: Pengajuan Program Perumahan Rampung 3 Hari



Bisnis.com, MEDAN — PT Bank Sumut menyebut telah mempersiapkan 233 unit kerjanya untuk mendukung percepatan Kredit Program Perumahan (KPP) di Sumatra Utara (Sumut).

Direktur Bisnis & Syariah Bank Sumut Syafrizalsyah mengatakan momentum ini merupakan peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan kredit produktif dan mendukung penguatan ekonomi daerah melalui sektor perumahan.

Seluruh infrastruktur layanan dan sumber daya manusia disebut Syafrizalsyah telah disiapkan untuk memastikan proses pengajuan KPP berlangsung cepat dan efisien, bahkan ditarget rampung dalam waktu tiga hari.

“Kami menargetkan proses pengajuan antara calon debitur dan bank rampung maksimal dalam tiga hari kerja,” ujar Syafrizalsyah dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (12/10/2025).

BACA JUGA:   Ansar-Nyanyang Resmi Dilantik sebagai Gubernur Kepri 6 Februari 2025 - Mimbarkepri.co

Dikatakan Syafrizalsyah, Bank Sumut berkomitmen mendukung akselerasi program nasional Kredit Program Perumahan (KPP) yang ditunjukkan dengan kesiapan layanan di 233 unit kerja. Ini untuk memberi layanan yang cepat, mudah, serta murah bagi masyarakat.

Jelang implementasi KPP yang rencananya akan dimulai pada 15 Oktober mendatang atau bertepatan dengan peluncuran Sistem Informasi Kredit Perumahan (SIKP) oleh Presiden Prabowo di Surabaya, Bank Sumut juga aktif melakukan sosialisasi program ke berbagai pihak, termasuk pelaku usaha sektor perumahan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Produk KPP ini strategis untuk memperluas akses pembiayaan sektor perumahan, khususnya bagi pengembang lokal yang memiliki potensi besar namun keterbatasan akses ke pembiayaan formal,” tambahnya.

BACA JUGA:   Korban Tewas Ponpes Ambruk di Sidoarjo Jadi 14 Orang, 49 Masih Hilang

Adapun Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan fasilitas kredit dengan dua skema. Skema 1 KPP ialah sisi supplyyang ditujukan untuk pengembang/ kontraktor / toko bahan bangunan dengan plafon hingga Rp5 miliar.

Sedangkan Skema 2 KPP ialah sisi demand untuk pelaku UMKM sektor perumahan dengan plafon sampai Rp500 juta dan bunga subsidi 5%.

Berbeda dari kredit usaha rakyat (KUR) yang umum, KPP tetap dapat diakses meski debitur memiliki kredit komersial selama status kolektibilitasnya lancar

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam acara Sosialisasi KPP di Medan, Jumat (10/10), menantang Bank Sumut untuk menjadi pelopor realisasi kredit program perumahan di daerah.

BACA JUGA:   Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Pusat-Daerah Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Laut di Kepri - Mimbarkepri.co

Maruarar juga mendorong penguatan ekosistem yang sehat antara bank, pemerintah daerah, dan pengembang, agar program tersebut benar-benar menyentuh masyarakat luas.

“Kalau Bank Sumut bisa hadir dengan layanan cepat dan bunga murah, rakyat pasti pilih bank daripada rentenir,” tegas Maruarar.



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER