Saturday, May 18, 2024
Google search engine
HomeNasionalKasus Pembunuhan 4 Anak di Jaksel Naik Penyidikan, KDRT Belum

Kasus Pembunuhan 4 Anak di Jaksel Naik Penyidikan, KDRT Belum


Jakarta, CNN Indonesia

Polres Metro Jakarta Selatan resmi meningkatkan status perkara kasus dugaan pembunuhan terhadap empat anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan ke tahap penyidikan.

“Kami sudah meningkatkan penyelidikan kasus ini ke tahap penydikan kami menemukan dugaan tindak pidana dari peristiwa yang terjadi,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (7/12).

Kendati demikian, Ade menyebut untuk kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh Panca Darmasyah (41) terhadap istrinya yang berinisial D masih belum ditingkatkan ke tahap penyidikan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ade berdalih peningkatan status itu belum bisa dilakukan lantaran D yang juga merupakan ibu dari keempat anak yang tewas masih belum bisa dimintai keterangan karena sedang dirawat di RSUD Pasar Minggu.

“Yang penemuan mayat sudah naik. (kasus KDRT) belum (naik tahap penyidikan) karena korban belum bisa diambil keterangan,” jelasnya.

BACA JUGA:   Timnas AMIN Akan Ajukan Sengketa Pilpres ke MK Dipimpin Ari Yusuf Amir

Periksa 5 saksi

Polisi mengaku telah memeriksa lima orang saksi terkait kasus dugaan pembunuhan empat orang anak oleh ayahnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Ada lima orang saksi yang sudah diperiksa,” ujar Ade Ary di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis.

Kendati demikian, dirinya tidak membeberkan lebih jauh sosok kelima saksi yang telah diperiksa itu. Ade hanya memastikan pelaku yakni PD alias P (41) masih belum diperiksa lantaran sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.

“Nanti kita akan lakukan pemeriksaan terhadap saudara P, sekarang masih di RS Kramat Jati. Belum diperiksa, interogasi awal secara lisan sudah, namun itu perlu didalami dan dituangkan dalam interogasi,” jelasnya.

Selain itu, Ade mengatakan saat ini pihak RS Kramat Jati juga telah memulai proses autopsi terhadap keempat jasad korban untuk mendalami penyebab utama kematian.

Penyidik, kata dia, nantinya juga akan melakukan kolaborasi interprofesi untuk menemukan titik terang kasus dugaan pembunuhan tersebut.

BACA JUGA:   Ditanya Kelanjutan Proyek IKN, Ganjar: Jelas Lanjut

“(Penyebab) masih diselidiki. Kami akan melaksanakan kolaborasi interprofesi antara kedokteran forensik, kemudian laboratorium forensik, kami juga akan melakukan pemeriksaan psikolog forensik,” jelasnya.

Korban didalami di RS Polri

Dalami Penyebab Kematian, Jasad Empat Anak Tewas di Jaksel Dibawa ke RS Polri

Polisi membawa jasad keempat anak korban pembunuhan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi, pada Rabu (6/12) malam.

“Semalam keempat mayat sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Sudah dilakukan pemeriksaan visum dan autopsi,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro kepada wartawan, Kamis siang.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan proses autopsi dilakukan untuk mendalami penyebab utama kematian keempat korban.

Penyidik, kata dia, nantinya juga akan melakukan kolaborasi interprofesi untuk menemukan titik terang kasus dugaan pembunuhan tersebut.

BACA JUGA:   KPU dan MK Langgar Etik Loloskan Gibran, Ganjar Pranowo : Demokrasi Kita Sedang Dipertaruhkan

“(Penyebab) masih diselidiki. Kami akan melaksanakan kolaborasi interprofesi antara kedokteran forensik, kemudian laboratorium forensik, kami juga akan melakukan pemeriksaan psikolog forensik,” jelasnya.

Sebelumnya empat orang anak ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam kondisi terkunci di dalam sebuah kamar di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara pelaku diduga merupakan orang tua dari korban. Terduga pelaku juga sempat mencoba bunuh diri saat akan ditangkap.

Dari lokasi kejadian, polisi juga menemukan pesan bertuliskan ‘puas bunda, tx for all’ berwarna merah di lantai. Diduga tulisan itu dibuat oleh terduga pelaku berinisial PD alias P (41) yang merupakan ayah para korban.

Mayat empat bocah yakni anak perempuan berinisial VA (6), anak perempuan berinisial S (4), anak laki-laki berinisial Ar (3), dan aak laki-laki berinisial As (1).

(tfq/kid)

[Gambas:Video CNN]



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER