Pengusaha Jusuf Hamka mendatangi Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta, untuk mengikuti proses pemakaman Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal akibat dilindas mobil Brimob, Jumat, 29 Agustus 2025. Jusuf tiba 40 menit setelah jenazah Affan tiba di pemakaman.
Kedatangan Jusuf disambut ribuan ojol yang mengikuti proses pemakaman. Sembari berjalan, ojol mengepung Jusuf sembari membuka jalan menuju tempat pemakaman.
Sebelumnya, ribuan pengemudi ojek online (ojol) berjaket hijau juga mengawal Affan Kurniawan dari kediamannya di Jalan Blora, Menteng, ke TPU Karet Bivak. Di sepanjang jalan, ribuan ojol menyerukan tuntutan keadilan atas insiden ini. Beberapa dari mereka juga mengiri Affan dengan doa seperti ‘Laillahaillallah’ berkali-kali.
Mendiang Affan tiba di TPU Karet Bivak sekitar pukul 10.00 dengan ambulans. Para ojol sigap membawa jenazah dari mobil ke Blok AA1, Blad 1070, petak 0930. Di sela-sela mereka, tampak Ibunda Affan menangis. Kalimat zikir dan doa terus berkumandang di kawasan TPU.
Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI), Lily Pujiati, mengatakan Affan meninggal pada malam hari setelah dilindas mobil Brimob. Jenazah Affan Kurniawan ketika itu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Kepala Kepolisian Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi RSCM untuk melihat jenazah dan menemui keluarga korban. Ia menyebut musibah ini akan menjadi evaluasi untuk polisi dalam bertugas.
“Kami akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi. Saya minta maaf kepada keluarga korban dan seluruh keluarga besar ojek online atas musibah yang terjadi,” ucap Sigit di depan ruang jenazah RSCM pada Jumat dinihari, 29 Agustus 2025.
Sigit tidak mampu menjelaskan secara konkret solusi yang ia tawarkan untuk menyelesaikan masalah brutalitas aparat ketika menghadapi demonstran. Akibat dari kejadian ini, sebanyak tujuh personel Brimob Polda Metro Jaya menjalani pemeriksaan.
Atas peristiwa ini, ribuan ojol pun mengepung markas Brimob di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta. Aksi pun berlangsung hingga dinihari.
Direktur Public Affairs & Communications PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Ade Mulya menyatakan, perusahaannya akan memberikan santunan terhadap korban. “Akan memberikan santunan kepada pihak keluarga korban sebagai bentuk dukungan kami kepada korban,” kata Ade pada Jumat dinihari, 29 Agustus 2025.
Ade juga menjamin pihaknya menanggung seluruh biaya pengurusan jenazah. “Kami sejauh ini sudah membantu fasilitasi untuk ambulans, autopsi, dan visum,” ujar Ade ketika ditemui wartawan di depan ruang jenazah di RSCM.