Friday, April 4, 2025
Google search engine
HomeEkonomi BisnisIntip Deretan Aset Shell di Singapura yang diakuisisi Chandra Asri (TPIA) dan...

Intip Deretan Aset Shell di Singapura yang diakuisisi Chandra Asri (TPIA) dan Glencore



Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan patungan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dan Glencore Asian Holdings Pte. Ltd. resmi memiliki 100% saham perusahaan kilang minyak mentah dan pabrik petrokimia di Singapura. 

Kepemilikan itu diperoleh setelah CAPGC Pte. Ltd. menyelesaikan transaksi akuisisi Shell Singapore Energy Park Pte. Ltd. dari Shell Singapore Pte. Ltd. Nilai transaksi akuisisi tersebut disepakati sebesar US$253,74 juta. 

Setelah transaksi 100% saham sepenuhnya menjadi milik perusahaan joint venture TPIA dan Glencore. CAPGC Pte. Ltd. sebagai pemilik baru mengubah nama perusahaan kilang minyak dan pabrik petrokimia tersebut menjadi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE). 


Merujuk keterbukaan informasi Kamis (3/4/2025), ACE bergerak di segmen usaha dan aset kilang minyak mentah grup Shell di Singapura dengan kapasitas pemrosesan sebesar 237.000 barel per hari serta memiliki ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom dan aset kimia hilir di Pulau Jurong.

BACA JUGA:   Soal Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis, Menkes: Belum Dibahas

Struktur permodalan ACE terdiri atas ACE 280.001.001 saham biasa senilai US$933 juta. ACE memiliki tiga fasilitas produksi utama. 

Pertama, kilang pemrosesan minyak mentah berkapasitas 237.000 barel per hari dengan fasilitas produksi minyak mentah Grup 1 berkapasitas 300.000 ton per tahun.

Kedua, pabrik Ethylene Cracker dengan kapasitas produksi etilena 1,1 juta ton per tahun.

Ketiga, aset Kimia – Pulau Jurong yang terhubung ke Pulau Bukom melalui pipa bawah laut. 


Aset itu termasuk dua jalur produksi SMPO, untuk produksi Styrene Monomer dengan kapasitas gabungan 1.040 kilo ton per annum (kta) dan Propylene Oxide dengan kapasitas gabungan 490 kta.

BACA JUGA:   Enam Taman di Surabaya Rusak Akibat Pemburu Koin Jagat

Ditambah lagi, unit derivatif Propylene Oxide yang mencakup 350 kta Polyol dan 70 kta Mono Propylene Glycol, 1 pabrik MEG untuk produksi Mono Ethylene Glycol berkapasitas 1 juta ton per tahun, High Purity Ethylene Oxide berkapasitas 140 kta dengan fasilitas produksi Ethoxylates kapasitas 80 kta.

“Sehubungan dengan pengambilalihan saham ini, perseroan [Chandra Asri] dan Glencore melakukan penyetoran modal ke dalam CAPGC masing-masing senilai US$586,76 juta dan US$146,69 juta yang setara dengan persentase saham miliknya di dalam CAPGC, guna membiayai transaksi ini,” tulisnya dikutip Kamis (3/4/2025).

Manajemen TPIA menjelaskan selain untuk melakukan pembayaran nilai transaksi akuisisi, setoran modal ini juga akan digunakan untuk mendukung perkembangan kegiatan usaha ACE di masa mendatang.

BACA JUGA:   AKP Ulil Sempat ke Makassar Buat Refreshing Sebelum Tewas Ditembak



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER