Monday, May 20, 2024
Google search engine
HomeKepriInovasi Pendidikan Hantarkan Tanjungpinang Jadi Rujukan Transformasi Digital Pendidikan

Inovasi Pendidikan Hantarkan Tanjungpinang Jadi Rujukan Transformasi Digital Pendidikan

BATAMINSTA.COM, TANJUNGPINANG – Bertepatan dengan hari pendidikan nasional, Kota Tanjungpinang melakukan berbagai inovasi di bidang pendidikan. Bahkan dalam tahun ini Tanjungpinang terpilih menjadi Kota rujukan transformasi digital di dunia pendidikan yang terpilih dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Hal ini sebagai langkah strategis dalam penerapan proses belajar mengajar secara digital di sekolah. Mengingat kualitas sumber daya manusia perlu ditingkatkan pada metode belajar di sekolah.

Digitalisasi sudah menyentuh banyak sektor, termasuk Pendidikan. Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengharapkan agar sekolah – sekolah di Tanjungpinang bisa menyesuaikan diri agar tidak tertinggal.

“Terlebih pada hari ini sudah ada kurikulum merdeka. Kata merdeka besar maknanya, kita bersyukur alhamdulillah diberikan kesempatan yang sama, artinya tidak ada lagi perbedaan si A dan si B,” ucap Rahma saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Pamedan, Selasa (2/5/2023).

BACA JUGA:   KPU Tetapkan 320 Titik Pemasangan APK di Kota Batam untuk Pemilu 2024

Rahma mengungkapkan, melalui kurikulum merdeka sekarang ini pelajar bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.

Kepala Sekolah dan Kepala Daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Assessment Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.

“Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform merdeka mengajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya kurikulum merdeka,” terangnya.

Sejalan dengan kurikulum merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

BACA JUGA:   Masyarakat Belakangpadang Minta Muhammad Rudi Selesaikan Pembangunan Batam Termasuk Hinterland

Pada jenjang perguruan tinggi, mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program kampus merdeka.

Dari segi pendanaan, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Perluasan program beasiswa, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekarang jauh lebih terbuka. Dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak, karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama semua pihak.

BACA JUGA:   LKPj 2022 Gubernur Kepri Dinilai Baik, Legislatif Sampaikan Sejumlah Rekomendasi

Ia mengatakan Hardiknas tahun ini adalah waktu yang tepat bagi semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil.

“Dengan merefleksikan hal-hal yang telah kita lakukan sepanjang tiga tahun terakhir, kita dapat merancang arah perjalanan kita ke depan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar,” sebut Rahma. (*/ven)

 

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER