Monday, March 4, 2024
Google search engine
HomeKepriDitempa Lewat Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar, Sananta Raih Prestasi Sampai ke...

Ditempa Lewat Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar, Sananta Raih Prestasi Sampai ke Sea Games

BATAMINSTA.COM, TANJUNGPINANG – Pemain timnas asal Kepri, Ramadhan Sananta masih terus menjadi perbincangan. Sebab striker Timnas U-22 itu menorehkan prestasi dan menjadi bukti, bahwa Kepri memiliki pemain sepak bola yang berkompeten.

Karirnya sampai bergabung pada Timnas Indonesia tentu tidak segampang itu. Kerja keras dan tekun dalam berlatih menjadi modal utama.

Itu dimulai Pria kelahiran Daik, Kabupaten Lingga, 27 November 2002 dari bergabungnya di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar(PPLP) Provinsi Kepri.

Ramadhan Sananta menjadi atlet pertama yang bergabung pada PPLP cabang olahraga sepak bola yang dibentuk pada 2017 di Kabupaten Karimun.

Kurang lebih satu tahun berjalan, PPLP tersebut pindah ke Tanjungpinang. Tepatnya di jalan Skatap, Dompak, Tanjungpinang atau sebelum Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi.

BACA JUGA:   Septiadi Ardiansyah asal Kepri Persembahkan Medali Emas dari cabang E-Sport di Sea Games

Bangunan Asrama dengan empat tiang penyangga di depan berwarna orange langsung terlihat. Bagian tengah di depan bangunan asrama terdapat pintu teralis.

Cat dinding berwana cream sudah tampak pudar, dan banyak bercak hitam. Pada bagian dalam Asrama ada sebanyak 18 ruang kamar tidur. Posisi ruangan saling berhadapan berjejer ke samping.

Ruang kamar ini diperuntukan untuk masing-masing diisi dua atlet. Setiap kamar terdapat dua tempat tidur bertingkat, meja belajar, lemari pakaian, dan kamar mandi.

Bangunan ini sudah sejak 2020 ditinggal para penghuninya. Sebab aktivitas pelatihan terhentikan dikarenakan dampak Pandemi.

Lampu yang harusnya menerangi setiap kamar hingga lorong kamar pun tidak semua berfungsi.

BACA JUGA:   Mendagri Tito: Banyak Daerah Belum Teken NPHD Dana Pilkada 2024, Provinsi Kepri Jadi Pelopor

Saat di dalam kamar, suasana hening, dan suram pun dirasakan.

Sampai saat ini, hanya Juanda beserta Ayahnya yang hanya mengurusi bangunan tak berpenghuni tersebut.

Berjalan sampai ke halaman bagian belakang bangunan, ada lahan berumput. Ini menjadi lokasi latihan fisik para atlet saat itu.

Itulah bangunan dan lapangan yang menjadi saksi saat Ramadhan Sananta mendapatkan pelatihan dan pembinaan selama di PPLP.

Juanda pun berharap, Pemerintah daerah bisa kembali menghidupkan PPLP cabang olahraga sepak bola yang telah membuktikan mencetak pemain hebat.

“Kami bangga dengan Ramadhan Sananta, sudah bisa sampai ke titik luar biasa. Kami berharap PPLP ini kembali di aktifkan, dan bisa melahirkan Ramadhan Sananta yang banyak lagi,” katanya. (*/ven)

BACA JUGA:   Inovasi Pendidikan Hantarkan Tanjungpinang Jadi Rujukan Transformasi Digital Pendidikan
BERITA TERKAIT

BERITA POPULER