Monday, May 20, 2024
Google search engine
HomeNasionalDemokrat Jawab soal Dinamika Internal Kader Keluar karena Beda Pilihan

Demokrat Jawab soal Dinamika Internal Kader Keluar karena Beda Pilihan


Jakarta, CNN Indonesia

Juru Bicara Muda DPP Partai Demokrat Diska Putri Pamungkas merespons dinamika internal terkini seperti kader yang memilih hengkang dari Demokrat usai beda pilihan dalam Pilpres 2024.

Dokter spesialis jantung sekaligus pegiat media sosial Berlian Idris diketahui menyatakan mundur sebagai kader karena beda pilihan cawapres. Belum lama ini juga muncul Forum Komunikasi Lintas Pendiri Demokrat Kader (FKLPDK) yang malah mendukung paslon nomor urut 3, meski sudah dibantah FKLPDK tak mewakili Demokrat.

Diska menekankan dinamika internal itu harus dilihat secara menyeluruh bukan parsial.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BACA JUGA:   Ikuti Haul Krapyak, Cak Imin Disebut Menang dan Tidak Menang Pilpres

Ia mengatakan masih banyak kader Demokrat yang memiliki arah dukungan dan komando yang sama dalam gelaran Pilpres 2024, yakni Demokrat tetap mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Kita harus melihat puluhan ribu kader yang tegak lurus dengan keputusan partai, bukan pada satu dua orang yang kemudian memilih berbeda pilihan,” kata Diska saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (6/12).

Diska mengatakan Demokrat sudah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan mendukung penuh paslon nomor urut 2 dalam Pilpres 2024. Arah politik itu menurutnya sudah bulat berdasarkan keputusan Majelis Tinggi Partai (MTP) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Belakangan, AHY menurutnya juga mengikuti aktivitas kampanye Prabowo. Hal itu menurutnya telah membuktikan tekad Demokrat mendukung paslon nomor 2. Ia juga memastikan kondisi internal partai Demokrat baik-baik saja.

BACA JUGA:   Informasi Ibadah Haji 2024: Total Jumlah Jamaah dan Jadwal Lengkap

Demokrat menurutnya bakal tetap fokus untuk memenangkan kader di Pileg 2024 dan memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Insya Allah kita tegak lurus dan all out bersama pak Prabowo,” kata dia.

Adapun terkait elektabilitas partai berdasarkan survei internal litbang Demokrat, dengan parameter apabila dibandingkan saat berada di Koalisi Perubahan atau KIM, Diska enggan menanggapi. Menurutnya masyarakat yang akan menilai.

“Boleh dicek di lembaga survei ya,” ujar Diska.

Hasil survei belakangan mencatat posisi Demokrat dalam survei Parpol kini masih stagnan, namun ada yang mencatat terjadi kenaikan setelah bergabung dengan KIM, namun ada pula yang mencatat lebih tinggi saat di Koalisi Perubahan.

The Republic Institute misalnya dalam survei yang digelar 13-23 September 2023 mencatatkan kenaikan elektabilitas Demokrat secara signifikan. Demokrat menduduki peringkat ketiga dengan 11,8 persen.

BACA JUGA:   Bom Natal 2000: Mengenang Riyanto, Banser yang Berkorban Bagi Umat Kristen Mojokerto

Pada hasil survei yang lain, Indikator Politik Indonesia pada periode 27 Oktober-1 November mencatatkan Demokrat berada di urutan ketujuh dengan elektabilitas 5,2 persen.

Sementara saat Demokrat masih di Koalisi Perubahan alias sebelum September 2023, survei Indikator Politik Indonesia pada 15-21 Juli 2023 merilis Demokrat menduduki urutan kelima dengan elektabilitas 6,9 persen.

(khr/gil)

[Gambas:Video CNN]



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER