Saturday, June 15, 2024
Google search engine
HomeInternasionalChina Gertak Jepang Tantang Perang, Gegara Apa?

China Gertak Jepang Tantang Perang, Gegara Apa?



Jakarta, CNN Indonesia

China menyatakan tak takut berperang dengan Jepang untuk merebut Kepulauan Senkaku yang diklaim Beijing di Laut China Timur.

Letnan Jenderal He Lei, mantan wakil presiden Akedemi Ilmu Pengetahuan Militer Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), mengatakan dalam wawancara dengan Kyodo News bahwa Negeri Tirai Bambu sebetulnya tidak mau berperang dengan Jepang. Kendati begitu, Beijing juga “tidak takut” untuk konflik bersenjata di masa depan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir dari The Japan Times, He Lei mengkritik Tokyo karena membeli Kepulauan Senkaku dari tangan swasta Jepang.

Menurutnya, Tokyo mestinya tidak meremehkan “kemauan, tekad, dan kekuatan yang kuat” dari militer China untuk menjaga kedaulatan, keselamatan, dan integritas nasional.

BACA JUGA:   Putin Pamer Terbangkan Langsung Pesawat Bomber Nuklir Tu-160M

“[China] dengan tegas melindungi wilayah nasional, kedaulatan dan kepentingan maritimnya [jika Jepang melanjutkan provokasi],” kata He Lei.

Ini adalah indikasi langka dari seorang perwira militer senior China tentang kemungkinan perang di Kepulauan Senkaku atau yang biasa disebut Diaoyu oleh China.

Wilayah ini berada di bawah kuasa Jepang sejak nasionalisasi Negeri Sakura atas kepulauan tersebut pada 2012.

Kepulauan Senkaku sendiri diperebutkan lantaran merupakan bagian dari Taiwan, kepulauan yang juga diklaim China sebagai miliknya.

Menurut He Lei, masalah seputar Taiwan ini adalah salah satu faktor yang mendestabilisasi hubungan China-Jepang. Dia pun memperingatkan Jepang untuk tidak “mengganggu kepentingan dasar China” karena hal itu “murni masalah domestik” negaranya.

BACA JUGA:   FOTO: 2024 Jadi Akhir Warga Thailand Bisa Senang-Senang dengan Ganja

Saat ditanya apakah China bisa melancarkan serangan secara bersamaan untuk merebut Taiwan dan pulau-pulau lainnya, He Lei mengatakan skenario seperti itu sejalan dengan prinsip mereka.

Dia juga menyarankan agar Jepang menyerahkan masalah ini kepada “kebijaksanaan generasi mendatang.”




Banner artikel Ceasefirenow

“Kami, generasi mendatang, seharusnya bisa menyelesaikan perselisihan, tetapi Jepang mengambil tindakan provokatif,” ucapnya.

Ketegangan China dan Jepang memang tak pernah padam selama bertahun-tahun sejak perang kedua negara pecah.

China sering mengirim kapal ke perairan Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku yang tak berpenghuni.

Akhir pekan lalu, kedua negara bahkan saling tuduh soal serangan maritim usai penjaga pantai mereka berkonfrontasi di sekitar pulau-pulau sengketa itu.

Pada Minggu, penjaga pantai China mengatakan sebuah kapal nelayan Jepang dan beberapa kapal patroli menyusup ke perairan di sekitar Kepulauan Senkaku.

China pun menyatakan pihaknya mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan hukum untuk memperingatkan kapal-kapal Jepang itu.

Sementara itu, pada Sabtu, penjaga pantai Jepang mengatakan dua kapal patroli maritim China meninggalkan perairan teritorial Jepang di sekitar pulau-pulau itu setelah menerima peringatan.

Jepang mengklaim mengerahkan kapal patroli untuk melindungi kapal penangkap ikan mereka yang didekati kapal-kapal China.

Insiden “bentrok” semacam ini sudah sering terjadi, di antaranya pada November dan Oktober.

(blq/bac)

[Gambas:Video CNN]





Source link

BACA JUGA:   PM Israel Netanyahu Geram 3 Negara Eropa Akui Negara Palestina
BERITA TERKAIT

BERITA POPULER