IKON pop Britney Spears dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan pernah tampil di Amerika Serikat lagi karena alasan yang disebutnya sangat sensitif. Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan panjang di Instagram pada Kamis, 8 Januari 2026, mengejutkan jutaan penggemarnya dan memicu diskusi global tentang masa depan karier sang bintang.
Dalam unggahan tersebut, Spears menyertakan foto dirinya duduk di atas panggung di sebelah sebuah piano putih. Foto itu membawa kenangan panjang tentang karier bermusiknya. “Saya tidak akan pernah tampil di AS lagi karena alasan yang sangat sensitif,” tulisnya. Ia menulis bahwa meskipun tidak akan kembali ke panggung di AS, ia berharap bisa tampil di Inggris dan Australia, duduk di bangku dengan mawar merah di rambutnya, bersama anaknya.
Masa Depan di Luar Negeri?
Spears tidak menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud dengan “alasan sangat sensitif,” tetapi pernyataan itu cukup kuat untuk menandai berakhirnya sebuah era. Surat panjangnya di Instagram juga mencerminkan perjalanan emosional dan reflektif tentang kehidupannya di bawah sorotan publik.
Dalam keterangan fot tersebut, ia menulis bahwa ia berniat “duduk di bangku dengan mawar merah di rambutku, dikepang, tampil bersama putraku…” di Inggris dan Australia “segera”, menunjukkan kemungkinan pertunjukan internasional yang lebih personal dan intim bersama anak laki-lakinya.
Namun belum diketahui dengan pasti siapa yang akan ia ajak untuk berkolaborasi, mengetahui Spears memiliki dua anak, berusia 20 dan 19 tahun, dengan mantan suaminya, Kevin Federline, menurut laporan The Hollywood Reporter. Sampai saat ini, Spears belum membagikan detail apa pun tentang pertunjukan atau konser mendatang di Inggris dan Australia, dan belum ada tanggal yang tercantum di situs penjualan tiket.
Perjalanan Memulihkan Diri
Spears juga membahas mengenai video-video yang sering menampilkan dirinya menari di media sosial. Ia menyebut itu sebagai proses penyembuhan. “Aku menari di Instagram untuk menyembuhkan hal-hal di tubuh saya yang tidak diketahui orang lain,” tulisnya. Spears menambahkan bahwa tarian itu, meskipun kadang memalukan baginya, adalah bagian dari perjalanan pemulihannya.
Pernyataan Spears datang hampir delapan tahun setelah konser terakhirnya di AS, ketika ia mengakhiri Piece of Me Tour pada Oktober 2018 di Austin, Texas. Rencana residensi kedua di Las Vegas pada 2019 dibatalkan karena ia harus fokus pada kesehatan ayahnya, Jamie Spears, dan sejak itu ia semakin jarang tampil di panggung besar.
Dalam unggahan tersebut Spears tidak dengan jelas menyebut nama salah satu anaknya yang akan menemaninya tampil di panggung selanjutnya. Namun menurut Deadline, ia pernah membagikan video putranya, Jayden, sedang bermain piano dan memuji bakat musiknya.
Selain itu, Spears juga menyatakan bahwa ia akan mengirimkan piano putih itu kepada putranya, sebagai simbol dedikasi dan hubungan mereka yang kini semakin dekat setelah beberapa tahun masa sulit dan hubungan keluarga yang rumit.

