Thursday, April 18, 2024
Google search engine
HomeNasionalBaznas Jalin Aliansi Lintas Negara, Berharap Bantuan untuk Palestina Cepat Sampai

Baznas Jalin Aliansi Lintas Negara, Berharap Bantuan untuk Palestina Cepat Sampai

INFO NASIONAL – Ketua Baznas KH Noor Achmad mengatakan, dari tahun ke tahun terdapat lompatan-lompatan besar dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Dan di tahun 2023 zakat di Indonesia mulai menjalankan peran penting yaitu menjalin aliansi strategis secara lintas negara.

“Terutama dalam membela kemanusiaan di Gaza, Palestina,” kata Kiai Noor dalam sambutannya di perhelatan Baznas Awards 2024, yang juga merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun Baznas RI ke-23 di Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024.

Dalam rangka ingin membantu Palestina, Baznas pun bekerja sama dengan empat mitra sekaligus dari Mesir yaitu Mishr Al-Kheir, Bayt Zakat Wa As-Shadaqat, Egyptian Red Crescent Society (ERCS), dan Hayatun Karimah sebuah lembaga kemanusiaan yang diinisiasi oleh Presiden Mesir. “InsyaAllah bantuan kita untuk Palestina yang dipercayakan oleh donatur-donatur, masyarakat kita, akan cepat sampai. Hari ini ditandai dengan deklarasi,” kata Kiai Noor.

Kiai Noor berharap, dengan adanya apresiasi dari Baznas Awards 2024, tumbuh semangat dan peran yang lebih besar lagi dari berbagai pihak dalam mewujudkan zakat sebagai suatu maslahat bagi kaum muslimin, bangsa Indonesia, serta kemanusiaan di dunia. Melalui kegiatan ini, kata Kiai Noor, sekaligus akan memberikan pandangan kepada dunia. “Kita semua mempunyai konsentrasi untuk saudara-saudara yang kebetulan mendapatkan bencana, baik di Indonesia maupun di luar negeri.”

BACA JUGA:   Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Hadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, di Gedung Nusantara 1 Jakarta Pusat

Sementara itu, Wakil Ketua Baznas RI, Mo Mahdum mengatakan, hingga saat ini bantuan untuk Palestina sudah hampir Rp226 Milyar. “Ini yang sudah diterima oleh Baznas,” kata dia.

Bantuan itu pun menurutnya sudah disalurkan antara lain melalui empat mitra yang ada di Mesir. “Mereka punya 20 ribu relawan. Yang menarik dalam waktu dekat ini, pihak Bulan Sabit Merah Mesir (Egyptian Red Crescent Society) akan membuka dapur umum di perbatasan Gaza.”

Baznas, kata Mo Mahdum, sungguh berkomitmen untuk menyalurkan bantuan ke Gaza. “InsyaAllah di bulan Ramadhan, Baznas bersama Mesir akan melakukan buka bersama dengan warga Gaza. kita masuk ke Gaza nggak bisa, tapi kalau masuk ke dapur umum bisa,” ujar dia.

BACA JUGA:   5 Makanan Ramah Hormon untuk Cegah Kanker Payudara

Sementara itu menurut Mo Mahdum, Baznas belum lama ini telah mengirim 30 kontainer untuk membantu warga Gaza. Sebanyak 16 kontainer disalurkan melalui Mishr Al-Kheir, sedangkan 14 kontainer lainnya diserahkan ke Bayt Zakat Wa As-Shadaqat. Adapun kontainer-kontainer itu berisi selimut dan bahan makanan.

Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Wa As Shadaqat Mesir Sahr Nasr mengatakan, sejak pertama kali meletus konflik di Gaza, Bayt Zakat Wa As Shadaqat mendapatkan arahan dari Grand Syaikh al-Azhar, Syaikh Ahmad Thayyib yang meluncurkan inisiatif untuk memberi bantuan ke Gaza. “Syaikh Ahmad Thayyib kemudian mengumumkan seruan yang bersifat internasional dan disambut oleh 70 negara. “Yang terbesar partisipasinya dan paling cepat responnya dari seruan Al Azhar yaitu Indonesia,” kata dia dalam konferensi pers.  

“Sejak awal kita bergandengan tangan untuk menyalurkan bantuan ke saudara-saudara kita yang ada di Gaza. Indonesia selain Baznas ada MUI, PBNU, mahasiswa yang ada di Azhar, semua membantu. “Adapun jumlah uang yang ditransfer ke Al Azhar oleh masyarakat Indonesia, termasuk Baznas sebesar US$ 2 juta,” tutur dia.  

BACA JUGA:   Menikah dengan Egy Maulana Vikri, Adiba Khanza Pernah Diisukan Pacaran dengan Pria Keturunan Raja

Menurut dia, sejak awal bersama Indonesia, bukan hanya menyalurkan bantuan secara materiil tetapi juga mengkoordinir relawan-relawan dan juga masyarakat Indonesia. “Selama menjadi satu tim ini kita menyiapkan bantuan kemanusiaan mulai dari pembelian barang-barang bantuan, pengepakan, sampai pada pengiriman ke Gaza.”

Adapun menurut Sahr Nasr, kiriman itu semuanya berdasarkan kebutuhan masyarakat Gaza yang sebelumnya disampaikan kepada Bayt Zakat Wa As Shadaqat. Antara lain air, obat-obatan, perlengkapan bayi dan anak-anak, tenda, dsb. “Kebutuhan-kebutuhan itu kita dapatkan dari lapangan, apa yang paling mereka butuhkan di sana.”

Sahr Nasr pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Indonesia, terutama kepada Baznas atas sambutan terhadap seruan Al Azhar tersebut. “Terimakasih atas respon cepat dari masyarakat Indonesia bersama Al azhar untuk menyelamatkan saudara-saudara kita yang ada di Gaza.” (*)



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER