RUMAH produksi seni pertunjukan ArtSwara mengajak masyarakat nostalgia dengan pagelaran dengan konsep live variety show bernuansa musik era 1980 hingga 1990-an. Acara bertajuk “Vintage Sounds” ini akan hadir pada 17 Februari 2026 di Jakarta. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Tohpati Orchestra dalam format big band.
“Pergelaran ini saya gagas sebagai bentuk kasih sayang dan penghormatan kepada kedua orang tua saya. Lagu yang dibawakan merupakan musik favorit mereka dan menjadi bagian dari memori keluarga,” kata Produser Eksekutif ArtSwara Maera dalam acara konferensi pers ArtSwara, Rabu 4 Februari 2026.
Fenomena nostalgia menjadi inspirasi utama di balik pergelaran Vintage Sounds, sebuah variety show yang menggabungkan musik, visual artistik, dan pengalaman pertunjukan yang dirancang untuk menghubungkan generasi lintas era.
Konsep vintage dipilih bukan hanya sebagai tema estetika, tetapi sebagai refleksi terhadap perjalanan industri musik dan budaya populer. Maera menyebutkan bahwa pendekatan nostalgia memberikan kesempatan bagi penonton untuk merasakan kembali suasana masa lalu dengan perspektif baru. Desain panggung, penggunaan elemen kaset, serta tata cahaya yang retro menjadi simbol penghormatan terhadap era analog yang pernah mendominasi dunia musik.
Maera menjelaskan bahwa salah satu elemen paling terasa dalam acara ini adalah desain panggung yang dirancang dengan sentuhan vintage yang kuat. Visual panggung menghadirkan elemen-elemen klasik, termasuk penggunaan kaset analog sebagai simbol era musik yang kini sudah jarang ditemukan. “Yang paling kerasa adalah panggung. Nanti tangkapannya memang vintage. Bahkan elemen kaset juga menjadi inspirasi visual karena sekarang kaset sudah jarang ada,” ujar Maera.
Konsep visual ini tidak hanya sekadar estetika, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah musik dan medium rekaman yang pernah menjadi bagian penting dari industri musik Indonesia.
Selain panggung utama, akan ada pula ruang eksplorasi pengalaman bagi penonton sebelum memasuki pertunjukan inti. Maera menyebutkan bahwa akan ada kejutan khusus di area tersebut yang memperkuat atmosfer nostalgia. Salah satu pertunjukan yang disiapkan adalah keroncong shawarak yang membawakan lagu-lagu lawas dengan nuansa khas. Penampilan ini diharapkan menjadi pengantar emosional bagi penonton sebelum menikmati rangkaian acara utama.
Arahan lampu juga menjadi aspek penting dalam menciptakan atmosfer retro. Tim produksi menggunakan pendekatan visual yang mengingatkan pada panggung pertunjukan era klasik, namun tetap disesuaikan dengan teknologi modern.
Dengan pendekatan visual yang detail, Vintage Sounds tidak sekadar menghadirkan konser musik, tetapi pengalaman multisensori yang membawa penonton memasuki dunia nostalgia secara menyeluruh.
Dalam hal musikal, Tohpati menjanjikan orkestrasi yang memperkuat atmosfer nostalgia sekaligus memperbarui interpretasi lagu klasik. Kehadiran musisi lintas generasi seperti Vina Panduwinata mempertegas tujuan acara untuk menjembatani penikmat musik dari berbagai usia.
Melalui perpaduan visual, musikal, dan konsep pertunjukan yang matang, Vintage Sounds menjadi contoh bagaimana nostalgia dapat diolah menjadi pengalaman seni yang relevan dengan audiens masa kini.
Pendekatan yang diambil bukan sekadar memainkan ulang lagu lama, tetapi menginterpretasikan kembali karya-karya tersebut agar relevan dengan audiens masa kini tanpa kehilangan identitas aslinya.
Tohpati menghadirkan format orkestra yang menonjolkan dinamika musikal era klasik. Sentuhan aransemen yang matang diharapkan mampu menghidupkan kembali memori kolektif terhadap lagu-lagu legendaris.
Selain aransemen orkestra, konsep keroncong juga dihadirkan sebagai bagian dari eksplorasi musikal. Penampilan keroncong shawarak menjadi representasi bagaimana genre tradisional dapat beradaptasi dalam format pertunjukan modern.
Maera berharap pendekatan musikal Vintage Sounds bisa menjadi jembatan antara generasi lama dan baru melalui aransemen yang familiar sekaligus segar. Dengan kombinasi orkestrasi, reinterpretasi lagu klasik, dan kolaborasi lintas generasi, Vintage Sounds menawarkan pengalaman musikal yang tidak hanya nostalgik tetapi juga inovatif.

