Saturday, February 21, 2026
Google search engine
HomeInternasionalAnwar Ibrahim: Malaysia-RI Akan Rundingkan Laut Sulawesi Pekan Depan

Anwar Ibrahim: Malaysia-RI Akan Rundingkan Laut Sulawesi Pekan Depan




Jakarta, CNN Indonesia

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan perundingan tentang batas maritim Laut Sulawesi dengan Indonesia akan dilanjutkan Selasa, 29 Juli 2025, pekan depan.

“Tanggal 29 Juli ini kita sambung perbincangan di Jakarta,” kata PM Anwar saat sesi tanya jawab di Dewan Rakyat, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (22/7).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyampaikan dalam pertemuan tanggal 29 Juli 2025 itu, perwakilan kerajaan Sarawak dan Sabah akan ikut serta. Menurut dia, perundingan tentang perbatasan maritim Laut Sulawesi membutuhkan persetujuan dua kerajaan di Malaysia itu.

BACA JUGA:   VIDEO: Kebakaran Besar Lahap Apartemen di Pennsylvania AS

Anwar berkata perwakilan Sarawak dan Sabah akan turut menyampaikan pandangan terkait teritorial.

“Pertemuan resmi yang melibatkan Singapura atau Indonesia saya selalu sebagai peraturannya mengajak Premier Sarawak dan Ketua Menteri Sabah dalam rombongan,” jelasnya.

Anggota Dewan Rakyat juga menanyakan mengenai ada atau tidaknya pembicaraan soal Laut Sulawesi dalam kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Malaysia beberapa waktu lalu.

Anwar mengatakan Presiden Prabowo sudah empat kali ke Malaysia, namun kunjungan itu adalah kunjungan makan siang informal, sebagai sahabat.

Namun, dia memastikan dalam pertemuan bilateral itu  sejauh ini belum ada persetujuan apapun tentang batas maritim Laut Sulawesi. Anwar menegaskan pembicaraan resmi tentang Laut Sulawesi baru akan dilakukan 29 Juli mendatang.

BACA JUGA:   Menlu Inggris Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran, Sampaikan Doa Terbaik

“Jadi caranya apa dengan negara sahabat? Kita berunding lah. Tapi pendirian kita tegas,” kata Anwar.

Blok Ambalat

Pada kesempatan itu, Anwar juga menjelaskan tentang sengketa Blok ND6 dan ND7 atau yang dikenal dengan Blok Ambalat.

Malaysia disebutnya tetap berpegang pada peta tahun 1979 dan putusan Mahkamah Internasional (ICJ) mengenai Pulau Sipadan dan Ligitan.

Anwar menyatakan dirinya memiliki semangat yang sama dengan PM Malaysia sebelumnya, untuk menghindari ketegangan di wilayah sengketa. Dia juga menegaskan bahwa Indonesia adalah negara sahabat yang memiliki hubungan sangat baik dengan Malaysia.

(antara/kid)


[Gambas:Video CNN]

BACA JUGA:   Polisi Nepal Tembaki Demonstran Minta Setop Blokir Medsos, 17 Tewas





Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER