Friday, February 20, 2026
Google search engine
HomeHiburanAnies Cerita Mengurus Kakeknya Waktu SMA agar Bisa Naik Vespa

Anies Cerita Mengurus Kakeknya Waktu SMA agar Bisa Naik Vespa

TEMPO.CO, Jakarta – Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan membagikan cerita masa SMA-nya agar publik bisa mengenalnya lebih dekat. Melalui unggahan di Instagram pada Senin, 29 Januari 2024, Anies bercerita awal mula mengendarai Vespa.

“Saya itu diizinkan ketika masa sekolah naik motor, sebenarnya saya naik sepeda dan dengan teman-teman juga naik sepeda. Tapi saya punya tugas baru,” ujar Anies Baswedan sambil tersenyum.

Saat itu, sang kakek, A.R. Baswedan, berusia 75 tahun tengah sakit. Tugasnya adalah harus merawat kakeknya. “Beliau harus disuntik insulin tiap pagi. Insulinnya itu harus mengisi obat. Nah dari dalam ampoule-nya itu, beliau tidak bisa mengerjakan sendiri karena sudah tua sehingga tangannya bergetar,” katanya.

BACA JUGA:   Momen Timnas Indonesia Libas Filipina 13-1, Kemenangan Terbesar Garuda

Anies Baswedan Bertugas Mengurus Kakeknya

Suami Fery Farhati itu mengungkapkan bahwa dia punya tugas setiap hari untuk mengurus kakeknya yang sakit. “Jadi tugas saya setiap pagi dari rumah, ke rumah kakek saya naik motor, naik vespa itu. Mengisi obat, lalu saya siapkan sehingga nanti kakek saya sebelum sarapan dia suntik insulin,” ucap dia.

Setelah Anies muda menyiapkan obat untuk kakeknya, kemudian dia berangkat ke sekolah. “Jadi tiap pagi, sepanjang perjalanan sekolah saya, selalu saya mengerjakan tugas itu tapi itu yang membuat saya jadi boleh bawa motor,” ujarnya. “Jadi saya bisa pakai motor dan itu sebabnya saya menikmati betul vespa yang saya pakai itu.”

BACA JUGA:   Kekecewaan Hubner Usai Cetak Gol Bunuh Diri Saat Wolves Dibantai Stoke

Begitulah cerita Anies saat masih sekolah. Dia mengaku senang bisa membawa Vespa ke sekolah karena punya tugas penting untuk merawat sang kakek. 

Tentang A. R. Baswedan, Jurnalis dan Pahlawan Nasional

Kakeh Anies, A.R. Baswedan  adalah pahlawan nasional. Abdurrahman Baswedan, yang meninggal pada 16 Maret 1986, merupakan jurnalis dan diplomat. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Muda Penerangan RI di Kabinet Sjahrir. A.R. Baswedan juga merupakan anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), anggota parlemen, dan anggota Dewan Konstituante. 

Pilihan Editor: Pendukung Minta Anies Beri Nama Putranya yang Baru Lahir, Begini Artinya



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER