Monday, March 4, 2024
Google search engine
HomeInternasionalAnak Mantan Kepala IDF Tewas dalam Pertempuran di Jalur Gaza

Anak Mantan Kepala IDF Tewas dalam Pertempuran di Jalur Gaza




Jakarta, CNN Indonesia

Tentara Israel (IDF) mengumumkan kematian dua tentara cadangan selama pertempuran di Jalur Gaza. Salah satu yang tewas adalah Gal Meir Eisenkot (25 tahun) dari Batalyon 699 Brigade 551, Herzliya.

Gal Meir Eisenkot adalah putra dari mantan kepala Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Gadi Eizenkot, yang kini juga menjabat sebagai menteri kabinet Israel dari Partai Persatuan Nasional yang dipimpin Benny Gantz.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reuters pada Kamis (7/12) memberitakan militer Israel tidak mendetailkan kematian Gal Meir Eisenkot. Mereka hanya mengatakan ia tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza utara.

BACA JUGA:   Putin Iming-imingi WNA Status WN Rusia Jika Mau Perang di Ukraina

Gadi Eizenkot juga mengetahui berita tersebut saat mengunjungi Komando Selatan IDF bersama Benny Gantz pada hari itu.

Sementara itu, tentara lain yang turut dikonfirmasi meninggal adalah Jonathan David Deitch, 34, dari Batalyon Pengintai 6623 Brigade ke-55, dari Harish. Dia tewas dalam baku tembak di selatan Jalur Gaza.

Benny Gantz mengungkapkan belasungkawa, terutama bagi Eizenkot.

[Gambas:Video CNN]

“Bersama seluruh Israel, saya menyampaikan dukungan saya kepada Gadi dan seluruh keluarganya, serta pelukan erat. Kami semua berkomitmen untuk terus berjuang demi tujuan suci kematian Gal,” kata Gantz dalam sebuah pernyataan.

Dalam pesan belasungkawa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengungkapkan dukanya.

Israel sebelumnya bersumpah untuk memusnahkan kelompok Hamas setelah para pejuangnya membunuh 1.200 orang di Israel dan menyeret 240 lainnya kembali ke Gaza sebagai sandera, menurut penghitungan Israel.

BACA JUGA:   VIDEO: Kekurangan Bahan Makanan, Warga Gaza Giling Biji jadi Roti

Mereka pun membalas itu dengan agresi di kawasan Gaza hingga lebih dari 17.000 warga Palestina telah terbunuh di sana sejak 7 Oktober. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

Tak hanya itu, sekitar 1,9 juta orang, atau 85 persen dari populasi di Gaza telah mengungsi.

Sementara itu, sekitar 89 tentara terbunuh dalam serangan darat dalam beberapa waktu terakhir.

(Reuters/chri)





Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER