MUSIM ketiga Alice in Borderland akan tayang secara perdana pada Kamis, 25 September 2025 di Netflix. Arisu (Kento Yamazaki) dan Usagi (Tao Tsuchiya) kembali ke Borderland menghadapi stage Joker yang merupakan kartu terakhir dengan permainan yang mematikan.
Setelah Usagi diculik oleh seorang cendekiawan misterius yang terobsesi dengan akhirat dan berada dalam kondisi pingsan, Arisu kembali ke Borderland untuk menyelamatkannya. Bekerja sama dengan pemain-pemain baru, mereka harus menghadapi stage Joker yang belum pernah terlihat dalam sebuah upaya untuk menemukan jalan kembali ke dunia asal mereka.
Terpisah Menghadapi Bahaya
Video trailer yang baru dirilis memperlihatkan Arisu dan Usagi terpisah satu sama lain, menghadapi bahaya yang menghadang saat keduanya kembali ke ambang batas tempat mereka pernah lolos.
“Karena Arisu dan Usagi dibagi ke dalam tim yang berbeda, rasanya menarik untuk mencermati atmosfer dan dinamika karakter yang berbeda-beda dalam masing-masing kelompok,” ungkap Kento Yamazaki tentang cerita di musim ketiga, dalam siaran pers yang diterima Tempo pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Dalam dua musim lalu, menurut Kento, karakter-karakter tersebut sangat dicintai penggemar. Maka itu juga yang akan membuat penonton dapat benar-benar berempati dengan mereka di momen-momen antara hidup dan mati.
Tsuchiya menambahkan bahwa semua yang dialami Usagi di musim-musim sebelumnya kini menjadi bagian dari kisahnya. “Jadi kapan pun saya merasa perlu, saya akan menonton ulang musim pertama dan kedua. Karena musim ketiga menampilkan kisah orisinal, penting rasanya untuk mendekati peran ini dengan mempertimbangkan semua yang telah terjadi sejauh ini,” ujar Tsuchiya.
Alice in Borderland Season 3. Dok. Netflix.
Menjanjikan Permainan yang Lebih Brutal
Alice in Borderland Season 3 menjanjikan berbagai permainan yang lebih brutal, melampaui permainan dari musim-musim sebelumnya. Yamazaki menyoroti sebuah permainan yang sangat berkesan dengan latar kuil di malam hari, saat panah api yang tak terhitung jumlahnya terjun bak hujan.
Adegan tersebut muncul dalam manga aslinya dan kini dihidupkan kembali melalui teknologi VFX Jepang. “Ketika saya membaca manga-nya, panah-panah api itu membuat saya terpesona. Jadi saat saya membaca adegan ini dalam naskah, ‘Ini dia’” kata Yamazaki.
Tsuchiya mengajak penonton untuk memperhatikan permainan tertentu yang ditampilkan dalam video trailer saat dadu berwarna-warni digulirkan. “Seiring para pemain merasa semakin putus asa, performa setiap orang menjadi lebih intens dan dramatis. Saya rasa permainan ini sangat menangkap esensi Alice in Borderland, tentang hidup dan mati, serta menyadari bahwa Anda benar-benar ingin hidup,” ujarnya.
Poster utama Alice in Borderland Season 3 menampilkan Arisu serta Usagi di tengah dan saling meraih, sementara kartu Joker menjulang di belakang mereka dengan seringai sinis. Di bawah mereka, pusaran berputar yang mengingatkan pada lubang hitam menunggu untuk menarik mereka ke dalam kegelapan.
Di sekeliling mereka adalah para peserta dari permainan terbaru, termasuk Ryuji yang menggenggam tangan Usagi dan Banda dengan aura mengancam. Setiap karakter menatap ke arah Arisu dan Usagi, ada yang dengan sorot putus asa maupun penuh tekad.
Pilihan Editor: Mengapa Kita Bisa Kecanduan Netflix?