Saturday, May 18, 2024
Google search engine
HomeBatam2.621 KK Warga Lubukbaja, Bengkong dan Batuampar Terima Bantuan Beras 10 Kg...

2.621 KK Warga Lubukbaja, Bengkong dan Batuampar Terima Bantuan Beras 10 Kg dari Pemerintah

BATAMINSTA.COM, BATAM – Warga Kecamatan Lubuk Baja, Bengkong, dan Batu Ampar di Kota Batam, yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), menerima bantuan dari pemerintah berupa cadangan beras sebanyak 10 kg per keluarga pada hari Rabu (11/10).

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang turun langsung memberikan bantuan tersebut bersama tim Bulog Batam dan PT Pos Indonesia Kota Batam. Turutir dalamara tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri, Tim Percepatan Pembunan, dan Kepala OPD Pemprov Kepri.

Kali, bantuan beras pemerintah diber kepada 509 warga di Kelurahan Kampung Pelita Lubuk Baja Kota dan Batu Selicin di Kecamatan Lubuk Baja, 1.000 warga di Kelurahan Tanjung Buntung Kecamatan Bengkong, dan 1.112 warga di Kelurahan Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar, dengan total penerima hari ini sebanyak 2.621 KK.

BACA JUGA:   Indeks Pembangunan Manusia Jakarta 2023 Meningkat, Angka Harapan Hidup 75,81 Tahun

Dalam sambutannya kepada para penerima bantuan, Gubernur Ansar mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan kepada warga yang memenuhi syarat beberapa hari ini bertujuan untuk membantu meringankan pengeluaran kebutuhan pokok mereka.

“Beras bantuan ini berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dan diberikan kepada masyarakat Kota Batam,” jelas Gubernur Ansar.

Beliau juga menyampaikan bahwa Provinsi Kepri sendiri telah menerima sekitar 2.111.520 kg beras tahun ini, yang akan didistribusikan kepada 70.384 KK di seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau. Kota Batam menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, sekitar 32.533 KK. “Hari ini, kami kembali mendistribusikannya kepada seluruh warga,” tambah Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar menekankan bahwa pendistribusian bantuan beras langsung kepada penerima adalah tindakan yang disengaja. Hal ini memastikan bahwa para penerima, yang data mereka telah diverifikasi oleh Kementerian Sosial melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), menerima bantuan dengan tepat waktu.

BACA JUGA:   Rudi Ungkap Tips Majukan Daerah di Hadapan Rombongan Pejabat Pemkab Jembrana

Selain itu, Gubernur Ansar juga menyoroti pencapaian pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Salah satunya adalah adanya rumah singgah baik di Jakarta maupun di Kota Batam yang digunakan oleh masyarakat yang sedang menjalani pengobatan.

Tak hanya itu, ada juga program bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan bunga nol persen. Platform pinjaman tersebut dapat mencapai Rp 20 juta untuk 2.000 pelaku UMKM. Selain itu, terdapat program bantuan biaya pendidikan bagi siswa dan bantuan transportasi bagi anak-anak sekolah dari daerah terpencil.

“Program-program ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepri dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:   KSAD Buka Opsi Relokasi Gudang Amunisi Usai Kebakaran

Lebih lanjut, terdapat program lainnya seperti bantuan biaya pendidikan bagi siswa, dukungan peningkatan kualifikasi pendidikan bagi guru dan tenaga kependidikan. Termasuk juga bantuan transportasi bagi anak-anak pulau, yang disediakan untuk seluruh anak-anak di Kepri,” tutur Gubernur Ansar.

“Selain itu, ada juga program sertifikat bagi warga yang tinggal di daerah pesisir laut, serta bantuan asuransi bagi nelayan dengan kapal di bawah 5 GT,” tutupnya.

Penyaluran bantuan pangan pemerintah kali ini melibatkan kolaborasi lintas sektor. Bulog menyediakan beras, Kantor Pos bertanggung jawab atas transportasi, sedangkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama tujuh kabupaten/kota melakukan pemantauan dan pengawasan.(nan)

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER